CERMIN: Hubungan Cinta-Benci Bob Marley dengan Tanah Tumpah Darahnya, Jamaika

Jum'at, 23 Februari 2024 - 13:10 WIB
loading...
A A A
Tapi niat baik tentu saja tak selalu disambut baik. Niat ingin menggelar konser perdamaian di tanah tumpah darahnya berbuah berondongan peluru di sebuah malam yang hampir saja menewaskan Bob, juga istrinya, Rita.

Bob pun patah hati. Dan memilih meninggalkan segala kenangan yang tertinggal di sana. Ia memilih mengepakkan sayap di negeri orang dan terus menyebarkan pesan damai via musiknya. Dari Eropa ia menjelajahi Amerika dan menghasilkan salah satu album musik terbaik yang pernah dibuat berjudul Exodus.

Namun sampai kapan Bob bisa membenci tanah tumpah darahnya? Tempat ia terlahir dalam keadaan berdarah dari rahim seorang ibu? Tempat ia juga hampir kehabisan darah dan meregang nyawa?

CERMIN: Hubungan Cinta-Benci Bob Marley dengan Tanah Tumpah Darahnya, Jamaika

Foto: Paramount Pictures

Jadilah Bob Marley: One Love juga bercerita soal pulang yang tak lagi sederhana. Juga tentang sebuah upaya berdamai dengan diri sendiri yang melalui lika-liku nan terjal.

Meski dirakit dari skenario kedodoran yang bisa saja dipotong 1/5 bagian awalnya sehingga menghasilkan jahitan film yang lebih rapi dan efisien, Bob Marley: One Love masih menyalakan perasaan nostalgia akan sebuah masa yang menginginkan perdamaian.

Di tengah dunia yang bising saat ini, dengan jutaan orang yang berebut perhatian dengan segala di media sosial termasuk menormalisasi pertengkaran, maka pesan-pesan dari lagu-lagu Bob masih terdengar nyaring. Duet Kingsley Ben-Adir dan Lashana Lynch sebagai pasangan muda, Bob dan Rita, menyalakan 107 menit durasi filmnya. Ini membuat pesan perdamaian tetap terasa relevan puluhan tahun setelah Bob memperkenalkan lagu-lagunya ke seluruh dunia.

Skenario memang memberi ruang untuk membongkar masa kecil Bob. Ia bergulat dengan mimpi-mimpi buruknya dan berjuang dengan musiknya mewujudkan dunia yang ideal, sehingga kita mengenal Bob lebih dari sekadar musisi reggae, penganut Rastafari dan menggilai ganja lebih dari siapa pun.

Namun skenario memang harus memilih di tengah durasi sempit antara memberi ruang lebih bagi karakter Bob untuk bertumbuh, atau memberi jalan bagi generasi masa kini mengenali bagaimana proses lagu-lagunya tercipta. Meski belum sesolid Bohemian Rhapsody, paling tidak Bob Marley: One Love unggul dengan pesannya yang tunggal dan solid.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
Rekomendasi
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Berita Terkini
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Konflik Memanas, Ruben...
Konflik Memanas, Ruben Onsu Ultimatum Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Bertemu Anak
Ruben Onsu Siap Gugat...
Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Vicky Shu Sindir Calo...
Vicky Shu Sindir Calo Konser BTS Patok Harga Selangit, Kesal Oknum Menimbun Tiket
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved