Tingkatkan Literasi Membaca, Seniman Popomangun Hadirkan Instalasi Baca Buku di Stasiun
Jum'at, 23 Februari 2024 - 21:37 WIB
loading...
A
A
A
"Ada bentuk awan, secara filosofi ada di atas di mana itu jadi sumbernya imajinasi dan fantasi. Terus ada tangga di atas. Kenapa di atas? Karena sebuah simbol kalau membaca selalu menuju ke depan gerbang awal untuk mengetahui banyak hal," tuturnya.
Popo menambahkan, bentuk siluet yang ada pada instalasi tersebut memiliki banyak arti. Misalnya ada gambar tumbuhan yang bisa dimaknai sebagai tumbuh, bisa juga sebagai jari, tangan yang melambai, atau buku yang sedang terbuka.
"Karena dari awal seninya dekoratif kayak main puzzle, nggak ada standar atau aturan baku, karena tujuan dekoratif seperti itu yang sebenarnya tata letak yang bisa diubah," bebernya.
Selama mengerjakan project ini, Popomangun mengaku tidak mengalami kesulitan yang berarti. Hanya, dia sempat mengalami kesulitan saat melakukan reset.
"Saya cari tahu inovasinya Gramedia selama 54 tahun ini. Kira-kira artistik apalagi yang akan ditampilkan. Itu sih, selebihnya so far so good," tambahnya.
Popo menambahkan, bentuk siluet yang ada pada instalasi tersebut memiliki banyak arti. Misalnya ada gambar tumbuhan yang bisa dimaknai sebagai tumbuh, bisa juga sebagai jari, tangan yang melambai, atau buku yang sedang terbuka.
"Karena dari awal seninya dekoratif kayak main puzzle, nggak ada standar atau aturan baku, karena tujuan dekoratif seperti itu yang sebenarnya tata letak yang bisa diubah," bebernya.
Selama mengerjakan project ini, Popomangun mengaku tidak mengalami kesulitan yang berarti. Hanya, dia sempat mengalami kesulitan saat melakukan reset.
"Saya cari tahu inovasinya Gramedia selama 54 tahun ini. Kira-kira artistik apalagi yang akan ditampilkan. Itu sih, selebihnya so far so good," tambahnya.
Lihat Juga :