alexametrics

Gelombang Panas Ganggu Aktivitas Industri Hiburan Korea Selatan

loading...
Gelombang Panas Ganggu Aktivitas Industri Hiburan Korea Selatan
Gelombang panas yang menyebabkan suhu tinggi yang melanda Korea Selatan mengharuskan sejumlah stasiun televisi menunda syuting program unggulan mereka. (The Big Wobble)
A+ A-
SEOUL - Gelombang panas yang menyebabkan suhu tinggi yang tengah menyerang Korea Selatan mengharuskan sejumlah stasiun televisi menunda syuting beberapa program televisi mereka. Termasuk diantaranya reality show hingga drama.

Bahkan, stasiun televisi seperti KBS, MBC, SBS, dan CJ ENM harus memperbaiki kondisi lingkungan kerja para kru mereka. Produser program reality show yang tengah populer, 2 Days & 1 Night, mengaku membatalkan pengambilan gambar guna menjaga kesehatan para pekerja karena suhu yang sangat panas.



"Syuting dijadwalkan karena kami mengkhawatirkan kesehatan kru kami," tutur produser tersebut.

Hal yang sama juga dilakukan oleh stasiun televisi MBC dan SBS yang harus kembali mengatur jadwal syuting beberapa program mereka. Untuk pengambilan gambar dalam ruangan dilakukan pada siang hari sedangkan pengambilan gambar luar ruangan akan dilakukan pada malam hari di mana suhu dalam keadaan turun.

"Kami meminta tim produksi mengatur jadwal syuting. Misalnya dengan meminimalkan syuting di luar ruangan. Maksimal jumlah total jam kerja kita adalah 68 jam per minggu," ujar seorang pejabat MBC seperti dilansir dari The Korean Times.

Kenyamanan kerja juga turut dibuat oleh stasiun televisi CJ ENM. Guna tidak menimbulkan kecelakaan kerja, jadwal syuting diatur sebaik mungkin. Pekan lalu, seorang pekerja dari drama Still 17 dikabarkan meninggal dunia akibat pendarahan otak. Karena itu, kondisi kerja drama televisi Korea tengah menjadi perhatian serius.

Kondisi ini juga didukung oleh serikat pekerja media yang mendesak seluruh perusahaan televisi untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan aman.

"Kami tidak bisa mengungkap drama apa saja yang mengubah jadwal syuting karena serangan suhu tinggi. Namun kami memastikan semua staf menyadari situasi sulit ini dan kami mengatasinya dengan ekstra hati-hati," kata pejabat CJ ENM.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak