Dugaan Motif Geng Tai Lakukan Bullying untuk Tradisi Masuk Kelompok
Jum'at, 01 Maret 2024 - 12:51 WIB
loading...
A
A
A
"Sebagai tahapan untuk bergabung dalam kelompok atau komunitas dengan cara menjambak rambut, memberikan arahan atau instruksi untuk melepaskan celana, mencubit bagian dada, memukul perut dengan posisi jari tangan yang dikepal, memukul kepala dengan posisi jari tangan yang dikepal, menarik kerah baju, mengelitik perut, memukul perut, menendang kaki, memukul wajah," sambungnya.
Korban kemudian melaporkan tindakan kekerasan yang dialaminya kepada sang kakak. Mengetahui fakta tersebut, Geng Tai kembali melakukan bullying pada 13 Februari 2024.
"Kemudian pada tanggal 13 Februari 2024 para pelaku mengetahui anak lorban menceritakan kejadian pada tanggal 2 Februari 2024. Kemudian pelaku yang berjumlah enam orang tidak terima dan kembali melakukan tindakan kekerasan kepada anak korban," jelasnya.
"Dengan cara menyundut korek yang sudah dipanaskan ke lengan kiri korban, memiting leher korban, memukul perut korban, dan mendorong badan korban," lanjutnya.
Baca Juga: Ada Alumni Terlibat Kasus Bullying Geng Tai Anak Vincent Rompies
Sementara itu, polisi telah menetapkan empat orang tersangka kasus bullying ini. Pada kesempatan yang sama, polisi juga mengumumkan tujuh orang anak berkonflik dengan hukum (ABH), dan satu saksi yang melalukan pelecehan seksual.
Korban kemudian melaporkan tindakan kekerasan yang dialaminya kepada sang kakak. Mengetahui fakta tersebut, Geng Tai kembali melakukan bullying pada 13 Februari 2024.
"Kemudian pada tanggal 13 Februari 2024 para pelaku mengetahui anak lorban menceritakan kejadian pada tanggal 2 Februari 2024. Kemudian pelaku yang berjumlah enam orang tidak terima dan kembali melakukan tindakan kekerasan kepada anak korban," jelasnya.
"Dengan cara menyundut korek yang sudah dipanaskan ke lengan kiri korban, memiting leher korban, memukul perut korban, dan mendorong badan korban," lanjutnya.
Baca Juga: Ada Alumni Terlibat Kasus Bullying Geng Tai Anak Vincent Rompies
Sementara itu, polisi telah menetapkan empat orang tersangka kasus bullying ini. Pada kesempatan yang sama, polisi juga mengumumkan tujuh orang anak berkonflik dengan hukum (ABH), dan satu saksi yang melalukan pelecehan seksual.
Lihat Juga :