Waspada Bahaya Terlalu Sering Menahan Kentut Bisa Bikin Bau Mulut
Sabtu, 02 Maret 2024 - 13:00 WIB
loading...
Bahaya terlalu sering menahan kentut perlu diwaspadai lantaran menyebabkan bau mulut. Efek samping bagi kesehatan jika membiarkan gas tetap masuk. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Bahaya terlalu sering menahan kentut perlu diwaspadai lantaran bisa menyebabkan bau mulut . Dr Karan Raj memperingatkan efek samping bagi kesehatan jika membiarkan gas tetap masuk.
Dilansir dari Express, Sabtu (2/3/2024) menahan kentut bisa membuat gelembung gas tetap berada di usus. Namun, Dr Raj menjelaskan bahwa konsekuensinya bisa lebih rumit.
Pertama, tidak mengeluarkan gas bisa menyebabkan bau mulut. “Jika Anda tidak membuang sebagian gas tersebut, gas tersebut dapat diserap melalui lapisan usus dan masuk ke aliran darah," kata Dr Raj.
“Dari sana, ia masuk ke paru-paru, tempat kita menghembuskannya. Ya, Anda benar-benar mengeluarkan kentut yang dapat menyebabkan bau mulut," sambungnya.
Baca Juga: Benarkah Virus Corona Menular Lewat Kentut? Ini Kata Dokter
Di mana yang mengkhawatirkan, bau mulut bukan satu-satunya akibat menahan kentut. Dr Raj menjelaskan bahwa hal ini bisa menjadi lebih buruk.
“Sfingter Anda (otot melingkar yang biasanya mempertahankan konstriksi) telah melakukan pekerjaan yang gagah berani dengan menjaga pintu tetap tertutup, namun dengan tidak melepaskan gas, Anda menutup pintu," jelasnya.
Dilansir dari Express, Sabtu (2/3/2024) menahan kentut bisa membuat gelembung gas tetap berada di usus. Namun, Dr Raj menjelaskan bahwa konsekuensinya bisa lebih rumit.
Pertama, tidak mengeluarkan gas bisa menyebabkan bau mulut. “Jika Anda tidak membuang sebagian gas tersebut, gas tersebut dapat diserap melalui lapisan usus dan masuk ke aliran darah," kata Dr Raj.
“Dari sana, ia masuk ke paru-paru, tempat kita menghembuskannya. Ya, Anda benar-benar mengeluarkan kentut yang dapat menyebabkan bau mulut," sambungnya.
Baca Juga: Benarkah Virus Corona Menular Lewat Kentut? Ini Kata Dokter
Di mana yang mengkhawatirkan, bau mulut bukan satu-satunya akibat menahan kentut. Dr Raj menjelaskan bahwa hal ini bisa menjadi lebih buruk.
“Sfingter Anda (otot melingkar yang biasanya mempertahankan konstriksi) telah melakukan pekerjaan yang gagah berani dengan menjaga pintu tetap tertutup, namun dengan tidak melepaskan gas, Anda menutup pintu," jelasnya.
Lihat Juga :