Taylor Swift Sukses Konser di Singapura, tapi Dikecam Fans Asia Tenggara

Selasa, 05 Maret 2024 - 13:31 WIB
loading...
Taylor Swift Sukses...
Taylor Swift sukses menggelar konser bertajuk Eras Tour di Singapura , tetapi tidak semua penggemarnya senang. Foto/ Instagram.
A A A
JAKARTA - Taylor Swift sukses menggelar konser bertajuk Eras Tour di Singapura , tetapi tidak semua penggemarnya senang.

Pelantun 'Bad Blood' ini telah melakukan tur sejak Maret 2023 dan Eras Tour dinobatkan sebagai tur dengan pendapatan kotor tertinggi sepanjang masa.

Baca Juga: Kontroversi Konser Taylor Swift di Asia Tenggara Memanas, Singapura Angkat Bicara

Sejauh ini, Taylor Swift telah melakukan perjalanan ke Amerika Utara dan Selatan serta Australia dan saat ini berada di Singapura.

Konser pertamanya di negara Asia Tenggara itu diadakan pada Sabtu (2 Maret), di mana Taylor Swift tampil di Stadion Nasional di Kallang dan tampil selama enam kali hingga 9 Maret.

Ini yang menjadi kontroversi. Taylor Swift tidak menggelar konser di negara Asia Tenggara lainnya, seperti Thailand atau Indonesia. Kabarnya Taylor Swift membuat kesepakatan dengan pemerintah Singapura untuk hanya melakukan tur ke negara-negara di Asia Tenggara.

Kesepakatan besar ini membuat negara-negara sekitar Singapura tidak senang. PM Thailand Srettha Thavisin mengatakan mengenai masalah ini.

"Jika [Swift] datang ke Thailand, akan lebih murah untuk menyelenggarakannya di sini dan saya yakin dia akan mampu menarik lebih banyak sponsor dan wisatawan ke Thailand,” kata Srettha Thavisin dikutip unilad pada Selasa (5/3/2024).

“Meskipun kami harus menyubsidi setidaknya 500 juta baht (14 juta USD), itu akan sangat bermanfaat,” ujar dia lagi.

Srettha Thavisin menjelaskan, jika dia mengetahui kesepakatan Singapura dengan Taylor Swift, dia akan membawa Eras Tour ke Thailand.

Sementara, penggemar Taylor Swift di Asia Tenggara sangat kecewa atas kontroversi seputar enam pertunjukan Swift yang hanya berlangsung di Singapura. Sentiment seputar kontroversi tersebut anjlok dari 18,2% positif dan 0% negatif menjadi 0,4% positif dan 10,3% negatif, menurut firma intelijen media CARMA.

Netizen terpecah mengenai masalah ini dengan poin utama diskusi adalah bagaimana tur Eras tidak akan hadir di Thailand karena kesepakatan antara penyanyi tersebut dan Singapura. Kata kunci yang dikaitkan dengan penyanyi tersebut setelah berita tersebut termasuk 'uang', 'turis', 'kesepakatan' dan 'eksklusivitas'.

Hal ini berbeda dengan percakapan sebelum insiden seputar Swift yang menonjolkan kata-kata seperti 'konser', 'terbesar', dan 'kemenangan'.

“Isu persatuan ASEAN juga diangkat, dengan beberapa pengguna berpendapat bahwa tindakan Singapura dapat merugikan kesatuan blok regional tersebut,” kata Divika Jethmal, kepala pemasaran Asia di CARMA.

Baca Juga: PM Singapura Akui Lakukan Kontrak Eksklusif dengan Taylor Swift, Diungkap di KTT ASEAN-Australia

“Ada juga komentar yang mengkritik Taylor Swift sendiri, dengan beberapa pengguna menuduhnya sebagai ‘kapitalis’ dan oportunis’,” kata Jethmal.

Namun, para profesional industri MARKETING-INTERACTIVE setuju bahwa pada akhirnya, konser hanyalah sebuah bisnis.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Sheila Majid Tak Sabar...
Sheila Majid Tak Sabar Collab di Konser Orkestra Bareng Andi Rianto, KD dan Tulus
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Rekomendasi
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
Gebrakan Riswandi, Pemuda...
Gebrakan Riswandi, Pemuda Bulukumba yang Bantu UMKM Lokal Lewat Literasi Visual
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved