3 Olahraga yang Berisiko Picu Gangguan Tulang Punggung Jika Dilakukan Berlebihan
Senin, 11 Maret 2024 - 05:50 WIB
loading...
A
A
A
Dokter Lee menyarankan agar jenis olahraga satu ini dilakukan dengan teknik yang benar, atau hanya dilakukan oleh orang-orang yang telah profesional. Pasalnya, jika dilakukan dengan teknik yang salah, olahraga ini memiliki risiko tekanan terhadap saraf, terutama yang terdapat pada tulang belakang hingga memicu saraf terjepit.
“Jadi, yang main alat itu harus yang sampai sangat-sangat profesional. Kalau orang-orang biasa seperti kita, ada kalanya kita miss step, atau bukan pakai otot kaki dan tangan, tapi justru pakai tenaga dari punggung, itu bisa memicu cedera,” terangnya.
Baca Juga: Alasan Aurel Hermansyah Ajari Anak Renang di Usia 4 Bulan
“Yang kedua olahraga memperkuat otot perut seperti sit up. Karena dia kan naik turun-naik turun, itu bisa memicu sendi bantalan pada punggung jadi rusak,” papar Dr. Lee.
Dokter Lee bahkan pernah menemukan salah satu kasus pada pasiennya yang memiliki bantalan sendi yang rusak parah akibat terlalu berlebihan melakukan olahraga sit up. Padahal, usia pasien itu masih sangat belia.
“Saya pernah bertemu remaja berusia 19 tahun, sangat-sangat muda tetapi semua bantalan (bagian punggungnya) rusak. Sebab dia memang berlebihan,” ungkapnya.
“Jadi, yang main alat itu harus yang sampai sangat-sangat profesional. Kalau orang-orang biasa seperti kita, ada kalanya kita miss step, atau bukan pakai otot kaki dan tangan, tapi justru pakai tenaga dari punggung, itu bisa memicu cedera,” terangnya.
2. Sit Up
Olahraga sit up banyak digemari, terutama oleh mereka yang ingin mendapatkan perut rata hingga berotot. Namun, alih-alih mendapatkan perut yang six-pack, olahraga sit up ternyata bisa memicu gangguan pada bantalan sendi di pinggung jika dilakukan secara berlebihan.Baca Juga: Alasan Aurel Hermansyah Ajari Anak Renang di Usia 4 Bulan
“Yang kedua olahraga memperkuat otot perut seperti sit up. Karena dia kan naik turun-naik turun, itu bisa memicu sendi bantalan pada punggung jadi rusak,” papar Dr. Lee.
Dokter Lee bahkan pernah menemukan salah satu kasus pada pasiennya yang memiliki bantalan sendi yang rusak parah akibat terlalu berlebihan melakukan olahraga sit up. Padahal, usia pasien itu masih sangat belia.
“Saya pernah bertemu remaja berusia 19 tahun, sangat-sangat muda tetapi semua bantalan (bagian punggungnya) rusak. Sebab dia memang berlebihan,” ungkapnya.
Lihat Juga :