Mengenal Bakteri Strep A yang Sedang Mewabah di Jepang

Senin, 18 Maret 2024 - 15:43 WIB
loading...
A A A
Bakteri Strep A hanya menyerang manusia dan penyebarannya terjadi melalui tetesan udara serta kontak orang ke orang. Berbagai penyakit yang disebabkan oleh organisme ini antara lain infeksi saluran pernapasan seperti tonsilitis dan faringitis (gejala radang tenggorokan klasik), serta infeksi kulit superfisial dan infeksi kulit yang dikenal sebagai pioderma.

Namun, bakteri Strep A terkadang dapat berkembang menjadi infeksi invasif yang membahayakan nyawa pasien, seperti necrotizing fasciitis, septikemia (keracunan darah), dan sindrom syok toksik streptokokus.

Baca Juga: Apa Kaitan Keguguran dengan Kelelahan seperti Dialami Kiky Saputri? Penelitian Ungkap Hal Ini

Dalam menimbulkan berbagai macam penyakit di tubuh manusia, bakteri Strep A memiliki beberapa faktor yang mendorong infeksi dan memungkinkan bakteri menyerang, berkoloni, serta bertahan hidup di jaringan berbeda. Ini termasuk molekul seperti superantigen, eksotoksin, dan adhesin yang membantu patogen menghindari sistem kekebalan tubuh inang.

Varian baru Strep A yang disebut M1UK pertama kali dilaporkan di Inggris, dan varian ini dikaitkan dengan peningkatan kasus demam berdarah serta peningkatan infeksi invasif. Ia memiliki kemampuan untuk meningkatkan ekspresi superantigen SpeA karena mutasi genetik tunggal.

Produksi SpeA yang berlebihan mungkin bertanggung jawab atas peningkatan penularan dan kelangsungan hidup, serta agresivitas infeksi ini, meskipun hal tersebut sedang dipelajari.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
WHO Umumkan Darurat...
WHO Umumkan Darurat Ebola Global, Kemenkes Pastikan Belum Ada Kasus di Indonesia
Spons Cuci Piring Bisa...
Spons Cuci Piring Bisa Jadi Sarang Bakteri, Dokter Sarankan Ganti Seminggu Sekali
Cara Baru Menikmati...
Cara Baru Menikmati Jepang, Lebih Personal dan Fleksibel
Indonesia - Jepang Teken...
Indonesia - Jepang Teken MoC Pariwisata, Perkuat Kerja Sama dan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Festival Sakura di Fujiyoshida...
Festival Sakura di Fujiyoshida Dibatalkan karena Makin Banyak Turis Tak Tertib
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Rekomendasi
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Berita Terkini
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Tiara Andini dan Alshad...
Tiara Andini dan Alshad Ahmad Sama-sama di Los Angeles, Warganet Ramai Berspekulasi
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved