Masjid di Bantul Sajikan Bubur Sayur Lodeh untuk Buka Puasa, Pertahankan Tradisi Ratusan Tahun
Selasa, 19 Maret 2024 - 19:55 WIB
loading...
A
A
A
"Mulainya kapan tidak tahu persis, tetapi warga sekitar meyakini bahwa bubur sayur lodeh sudah ada sejak masa Panembahan Bodho, dan ini dilakukan untuk menyebarkan agama Islam di wilayah Bantul," ujarnya.
Baca Juga: Kemenparekraf Kembangkan Pariwisata Halal, MUI Ingatkan Dukung UMKM
Tak sekadar makanan pelepas lapar, Haryadi menyebut bahwa pemilihan menu bubur memiliki banyak makna. Selain makna filosofi, bahan-bahan untuk membuat bubur pun hasil sumbangan dari masyarakat.
"Bubur itu kan halus, dan halus itu bagus. Jadi maksudnya akan sangat diterima di masyarakat jika masuknya dengan cara yang halus. Kemudian kata bubur dimaknai sebagai bibiran yang memiliki makna bagus," ungkapnya.
"Kemudian, kenapa di pilih bubur, karena pada zaman dahulu masih sulit untuk makan. Jadi beras yang sedikit itu dijadikan bubur sehingga bisa dibuat lebih banyak porsinya," pungkasnya.
Baca Juga: Kemenparekraf Kembangkan Pariwisata Halal, MUI Ingatkan Dukung UMKM
Tak sekadar makanan pelepas lapar, Haryadi menyebut bahwa pemilihan menu bubur memiliki banyak makna. Selain makna filosofi, bahan-bahan untuk membuat bubur pun hasil sumbangan dari masyarakat.
"Bubur itu kan halus, dan halus itu bagus. Jadi maksudnya akan sangat diterima di masyarakat jika masuknya dengan cara yang halus. Kemudian kata bubur dimaknai sebagai bibiran yang memiliki makna bagus," ungkapnya.
"Kemudian, kenapa di pilih bubur, karena pada zaman dahulu masih sulit untuk makan. Jadi beras yang sedikit itu dijadikan bubur sehingga bisa dibuat lebih banyak porsinya," pungkasnya.
(dra)
Lihat Juga :