Masjid di Bantul Sajikan Bubur Sayur Lodeh untuk Buka Puasa, Pertahankan Tradisi Ratusan Tahun

Selasa, 19 Maret 2024 - 19:55 WIB
loading...
Masjid di Bantul Sajikan...
Masjid Sabiilurrosyad di Dusun Kauman, Kalurahan Wijirejo, Pandak, Bantul, Jawa Tengah kembali menyajikan bubur sayur lodeh untuk buka puasa di bulan Ramadan. Foto/Yohanes Demo
A A A
BANTUL - Masjid Sabi'ilurrosyad di Dusun Kauman, Kalurahan Wijirejo, Pandak, Bantul, Jawa Tengah kembali menyajikan bubur sayur lodeh untuk buka puasa di bulan Ramadan. Tak hanya sekadar buka bersama, ini merupakan tradisi ratusan tahun yang masih dipertahankan sampai saat ini.

Tradisi buka puasa dengan bubur sayur lodeh di Masjid Sabi'ilurrosyad merupakan warisan Panembahan Bodho, murid Sunan Kalijaga.

Takmir Masjid Sabi'ilurrosyad Haryadi mengatakan, sajian bubur nasi putih dengan siraman sayur lodeh ini menjadi menu rutin yang disajikan bagi warga maupun jamaah setiap bulan puasa. Hal tersebut dilakukan sebagai tradisi turun-temurun.

"Setiap Ramadhan memang selalu ada (bubur sayur lodeh). Tradisi ini sudah berlangsung lama dari nenek moyang yang masih kita pertahankan," kata Haryadi ditemui di Masjid Sabi'ilurrosyad, Selasa (19/03/2024).

Masjid di Bantul Sajikan Bubur Sayur Lodeh untuk Buka Puasa, Pertahankan Tradisi Ratusan Tahun

Foto/Yohanes Demo

Baca Juga: Bali Raih Penghargaan The Best Island dalam DestinAsian Readers' Choice Awards 2024

Masjid di Bantul Sajikan Bubur Sayur Lodeh untuk Buka Puasa, Pertahankan Tradisi Ratusan Tahun

Foto/Yohanes Demo

Setiap harinya menyediakan sekitar 100 porsi bubur. Namun berbeda jika di hari Jumat. Di mana masjid akan menambah porsi hingga 500 piring bubur sayur lodeh. Hal ini untuk mengantisipasi tambahan jamaah umum yang datang berkunjung.

"Biasanya kalau hari Jumat lebih banyak. Masyarakat dari luar banyak yang datang hanya sekadar ingin merasakan. Kami sediakan untuk mereka juga," jelasnya.

Meski demikian, Haryadi tidak tahu persis kapan tradisi ini dimulai. Akan tetapi, warga sekitar meyakini bahwa takjil bubur sayur lodeh sudah ada sejak masa Panembahan Bodho (Raden Trenggono).

"Mulainya kapan tidak tahu persis, tetapi warga sekitar meyakini bahwa bubur sayur lodeh sudah ada sejak masa Panembahan Bodho, dan ini dilakukan untuk menyebarkan agama Islam di wilayah Bantul," ujarnya.

Baca Juga: Kemenparekraf Kembangkan Pariwisata Halal, MUI Ingatkan Dukung UMKM

Tak sekadar makanan pelepas lapar, Haryadi menyebut bahwa pemilihan menu bubur memiliki banyak makna. Selain makna filosofi, bahan-bahan untuk membuat bubur pun hasil sumbangan dari masyarakat.

"Bubur itu kan halus, dan halus itu bagus. Jadi maksudnya akan sangat diterima di masyarakat jika masuknya dengan cara yang halus. Kemudian kata bubur dimaknai sebagai bibiran yang memiliki makna bagus," ungkapnya.

"Kemudian, kenapa di pilih bubur, karena pada zaman dahulu masih sulit untuk makan. Jadi beras yang sedikit itu dijadikan bubur sehingga bisa dibuat lebih banyak porsinya," pungkasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ruben Onsu Bangun Masjid...
Ruben Onsu Bangun Masjid dan Rumah Tahfiz, Tak Sabar Ingin Salat Pertama
Bukan Sekadar Tradisi!...
Bukan Sekadar Tradisi! Ini Manfaat Puasa Mutih yang Dilakukan Syifa Hadju sebelum Menikah
Momen Lebaran Tanpa...
Momen Lebaran Tanpa Ibu, Baim Wong: Kangen Ditanya ‘Sahur Pakai Apa?’
Sahabat Vidi Aldiano...
Sahabat Vidi Aldiano Bangun Masjid dan Sumur, Harry Kiss Terharu Amal Jariyah Mengalir
Saat Puasa Menjadi Perisai,...
Saat Puasa Menjadi Perisai, Manusia Belajar Menaklukkan Diri Sendiri
Puasa dan Kekuatan Spiritual,...
Puasa dan Kekuatan Spiritual, Benteng Terkuat Melawan Hawa Nafsu
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Kisah Utsman bin Affan...
Kisah Utsman bin Affan Merobohkan Masjid Nabawi, Bangun Ulang Menjadi Megah
Rekomendasi
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved