alexametrics

Miss Indonesia 2018 Bantu Ringankan Trauma Anak Korban Tsunami Palu

loading...
Miss Indonesia 2018 Bantu Ringankan Trauma Anak Korban Tsunami Palu
Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina turun langsung ke Palu, Sulteng, yang terdampak bencana gempa bumi dan tsunami untuk meringankan trauma anak-anak. (MNC Media)
A+ A-
PALU - Bencana alam yang mengguncang Sulawesi Tengah (Sulteng) menimbulkan trauma luar biasa di masyarakat. Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina turun langsung ke daerah yang terdampak bencana yakni Palu untuk meringankan beban masyarakat.

“Saya prihatin dan berempati kepada masyarakat di sini. Sebelumnya kita juga dilanda bencana di Lombok, kemudian di Sulawesi Tengah ini. Jadi, ini adalah kesempatan bagi orang-orang Indonesia terutama pemuda Indonesia menunjukkan kita tuh masih bisa bersinergi, kita bisa bangkit dan bersatu saling bantu, dan bergotong royong,” ujarnya di Palu, Sulteng, Rabu (17/10/2018).

Mojang Bandung tersebut tak bisa menyembunyikan rasa haru dan keprihatinannya kala menyaksikan langsung bagaimana gempa dan tsunami meluluhlantakkan Kota Palu. Alya juga tak kuasa menahan air mata saat berkunjung ke posko pengungsian.

Di Palu, gadis berusia 21 tahun ini secara aktif mendatangi posko pengungsian. Di sana dia membagikan sembako, keperluan bayi serta melakukan healing trauma kepada anak-anak. Dia juga mengajak anak-anak korban gempa bermain bersama untuk mengurangi traumatik yang dialami.

“Untuk menghilangkan rasa trauma tentu butuh kesabaran dan butuh proses. Setiap anak memproses rasa ketakutan itu dengan cara yang berbeda-beda tapi yang pasti kita sebagai orang yang lebih tua dan yang lebih bepengalaman, bisa menjauhkan rasa takut itu dengan cara mengingatkan anak-anak, ‘Kamu senengnya kalo lagi ngapain?’ ‘Kamu bahagia kalo lagi ngapain? Ayo kita main’,” tutur Alya.

Alya menilai anak-anak yang berada di pengungsian tentu didera rasa bosan. “Sehingga kan butuh banyak hiburan, karena pasti penat bolak balik di tenda saja. Hiburan dan juga bantuan mainan atau bantuan guest, pelajaran-pelajaran yang edukatif dan menyenangkan itu sangat dibutuhkan bagi anak-anak di sini,” imbuhnya.

Miss Indonesia 2018


Di posko pengungsian Alya menghadirkan keceriaan dengan mengajak anak-anak menggambar, melukis dan bercerita. Hal itu dilakukan sebagai salah satu healing trauma yang efektif.

“Kita trigger dengan berbagai hal. Misalkan, seperti tadi ada kegiatan menggambar. Ada anak, Farid yang menggambar pantai dan juga kapal. Aku tanya, ‘Kenapa kamu gambar ini?’ Dia menjawab, ‘Ada tsunami dan saya juga sudah berani, sekarang saya sudah tahu jika ada tsunami saya harus selalu siap siaga.’ Artinya, anak ini sudah beda, anak ini sudah bisa memproses semuanya menjadi sebuah keberanian. Nah, anak-anak itu perlu diidentifikasi secara personal seperti demekian,” kata Alya.

Dia menambahkan, di daerah bencana dibutuhkan banyak sekali relawan-relawan yang berinteraksi langsung dengan anak-anak dan secara intensif melihat perkembangan mereka.

Sementara itu, Alya akan segera terbang ke Sanya, China untuk bersaing di panggung Miss World 2018. Proyek di Cimenyan, Jawa Barat, akan dia bawa sebagai modal bersaing di fast track unggulan Beauty With a Purpose (BWAP).

Dalam beberapa tahun terakhir, Miss Indonesia selalu berjaya di fast track tersebut. “Proyek BWAP sudah rampung, tinggal proses editing (videonya) saja. Saya yakin yang telah kami buat di Cimenyan, Jawa Barat, itu bisa membantu masayarakat mematahkan rantai kemiskinan di sana,” papar Alya.

Di Cimenyan berbagai masalah yang membelenggu masyarakat seperti air, perekonomian, infrastruktur, serta bagaimana cara mendapat penghasilan tambahan bisa ditemukan jalan keluarnya. Proyek BWAP Alya pun menjadikan Cimenyan tujuan wisata yang memanjakan pengunjungnya, di antaranya Curug Batu Templek Tebing Kosmo.

"Kita mau memuaskan para wisatawan dengan tempat yang bagus, dengan olahan-olahan lokal pertanian, lokal yang juga diolah dengan menarik. Jadinya kami ingin memberikan pengalaman wisatawan dan itu menjamin adanya sustainability (berkelanjutan). Nah, itu yang membuat saya sangat yakin aspek sustainability ini bisa menjamin nilai yang bagus di Miss World,” tutur Alya.
(alv)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak