IDAI Beberkan Perbedaan Flu Singapura, Cacar Air, dan Sariawan

Rabu, 03 April 2024 - 11:30 WIB
loading...
IDAI Beberkan Perbedaan...
Kasus flu singapura melonjak pesat di Indonesia. Biasanya virus flu singapura menyerang sistem imun anak-anak melalui droplet atau cairan liur pengidapnya. Foto Ilustrasi/Lifepack
A A A
JAKARTA - Kasus flu singapura melonjak pesat di Indonesia. Biasanya virus flu singapura menyerang sistem imun anak-anak melalui droplet atau cairan liur pengidapnya.

Anak yang mengidap flu singapura biasanya ditandai dengan munculnya lesi pada bagian kaki, tangan, dan mulut. Namun, lesi tersebut sekilas mirip dengan tanda-tanda cacar air dan sariawan pada mulut.

Menurut Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik IDAI & Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Prof. Dr. dr. Edi Hartoyo, Sp.A(K), flu singapura dari segi lokasi lesinya berbeda dengan sariawan.

Baca Juga: Kasus DBD di Indonesia Diprediksi Memuncak April 2024, Kemenkes Imbau Jaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

Sebab, anak yang mengalami sariawan, biasanya akan muncul lesi di mulut saja. Akan tetapi, flu singapura lesinya tersebar di mulut, telapak tangan, dan telapak kaki.

“Bedanya di lokasi ya. Kalau sariawan biasanya hanya di mulut. Sedangkan flu singapura kan penyakitnya hand, foot, and mouth disease, jadi ada lesi di telapak kaki, tangan, dan mulut,” terang Prof Edi dalam Media Briefing IDAI secara virtual mengenai ‘Flu Singapura pada Anak’, Selasa (2/4/2024).

Meski begitu, lesi flu singapura yang ada di mulut tampilannya hampir mirip dengan sariawan. Biasanya kondisi ini yang memicu anak menjadi sulit makan karena adanya luka di mulutnya.

“Wujud kelainannya kalau di mulut hampir sama dengan orang sariawan. Sehingga kadang anak-anak ke dokter tidak mau makan. Setelah dilihat ternyata ada lesinya di mulut,” ,” jelasnya.

Maka, apabila si kecil memiliki lesi hanya di mulut saja, itu artinya ia mengalami sariawan. Tetapi jika ada lesi di tangan, kaki, dan mulut, itu menjadi pertanda dari flu Singapura.

Baca Juga: Apakah Anak yang Stunting Bisa Diobati? Ini Faktanya

Sementara itu, karena munculnya lesi seperti bintik-bintik di badan, masyarakat kerap kali menganggap flu singapura adalah cacar air. Padahal, Prof. Edi menjelaskan, keduanya amat berbeda.

Prof. Edi mengungkapkan bahwa cacar air biasanya muncul vesikel atau bulatan kulit seperti kantung yang berisikan cairan. Lentingan dari cacar air pun cenderung merah. Lesi tersebut berbeda pada kasus flu singapura.

“Kalau cacar air biasanya dia di badan baru keluar ya. Lesinya beda pada cacar air biasanya vesikel ya, lentingannya biasanya tepi kulitnya hiperemi merah. Sedangkan kalau flu singapura tidak,” tandas Prof. Edi.

Selain itu, letak lesinya pun membedakan antara cacar air dan flu singapura. Cacar air umumnya menyebar pada seluruh bagian tubuh dan bekasnya pun akan bertahan lama. Sedangkan flu singapura hanya di lokasi tertentu.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raffi Ahmad Beberkan...
Raffi Ahmad Beberkan Penyakit yang Membuatnya Harus Operasi Setelah Pulang Haji
Jangan Anggap Sepele!...
Jangan Anggap Sepele! Flu Singapura pada Anak Bisa Picu Radang Otak dan Kelumpuhan
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Kasus Hantavirus Ditemukan...
Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Kemenkes Pastikan Situasi Masih Terkendali
Meski Sudah Dinyatakan...
Meski Sudah Dinyatakan Sembuh Kanker Bisa Muncul Lagi, Ini Penjelasan Dokter
Kenapa Tubuh Perlu Vitamin...
Kenapa Tubuh Perlu Vitamin C Setiap Hari? Ini Peran Pentingnya
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
4 Fakta Hantavirus yang...
4 Fakta Hantavirus yang Mewabah di Kapal Pesiar MV Hondius, Salah Satunya Belum Ada Obatnya
Kemenkes Soroti Peran...
Kemenkes Soroti Peran Strategis Poltekkes Kemenkes Jakarta II dalam Dies Natalis ke-25
Rekomendasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Berita Terkini
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
Menjelang 75 Tahun,...
Menjelang 75 Tahun, Kak Seto Beberkan 7 Kunci Hidup Sehat dan Bahagia untuk Lansia
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved