Mencicipi Kelezatan Nasi Boran, Salah Satu Kuliner Legendaris Lamongan
Kamis, 18 April 2024 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
Di Lamongan sendiri terdapat beberapa tempat - tempat yang menjual nasi boran. Bila anda melintasi Kota Lamongan pada sore hingga malam hari akan menjumpai sejumlah penjual nasi boran di trotoar di selatan Jalan Raya Lamongan - Surabaya.
Namun bila tak ingin asap kendaraan mengganggu anda menikmati makanan, anda bisa mencari pedagang nasi boran di kawasan sepanjang Jalan KH Achmad Dahlan tepatnya di selatan Kantor Pemkab Lamongan.
Suparni menjelaskan, alasan penjual nasi boran memilih berjualan di tepi jalan raya. Selain ada izin dan tempat tidak mengganggu pengguna trotoar, juga melestarikan kuliner asli Lamongan.
"Kalau zaman dahulu jualannya di dalam kampung. Tapi saat ini diizinkan di pinggir jalan. Karena untuk melestarikan juga kuliner asli Lamongan ini," jelasnya.
Seorang pemudik warga Lamongan, Suharno mengungkapkan, setiap kali ia dan keluarga pulang kampung menyempatkan diri untuk membeli nasi boran. Memang kuliner ini jarang ditemukan di daerah lain, berbeda dengan menu kuliner Lamongan lain seperti soto atau tahu campurnya.
Baca Juga: Mencicipi Wedang Tape Ketan Hitam, Kuliner Legendaris Bojonegoro yang Eksis sejak 1950
"Kalau di luar daerah kan susah nyarinya, di Bekasi saja jarang ketemu. Makanya kalau pas lagi pulang kampung beberapa kali mampir beli," kata Suharno.
Baginya selain bersilaturahmi dengan keluarga di momen lebaran, kuliner nasi boran juga mengobati rasa kangen para perantau di kampung halaman.
"Ya buat ngobati kangen saja, kalau waktunya cukup ya makan mampir biasanya," tandasnya.
Namun bila tak ingin asap kendaraan mengganggu anda menikmati makanan, anda bisa mencari pedagang nasi boran di kawasan sepanjang Jalan KH Achmad Dahlan tepatnya di selatan Kantor Pemkab Lamongan.
Suparni menjelaskan, alasan penjual nasi boran memilih berjualan di tepi jalan raya. Selain ada izin dan tempat tidak mengganggu pengguna trotoar, juga melestarikan kuliner asli Lamongan.
"Kalau zaman dahulu jualannya di dalam kampung. Tapi saat ini diizinkan di pinggir jalan. Karena untuk melestarikan juga kuliner asli Lamongan ini," jelasnya.
Seorang pemudik warga Lamongan, Suharno mengungkapkan, setiap kali ia dan keluarga pulang kampung menyempatkan diri untuk membeli nasi boran. Memang kuliner ini jarang ditemukan di daerah lain, berbeda dengan menu kuliner Lamongan lain seperti soto atau tahu campurnya.
Baca Juga: Mencicipi Wedang Tape Ketan Hitam, Kuliner Legendaris Bojonegoro yang Eksis sejak 1950
"Kalau di luar daerah kan susah nyarinya, di Bekasi saja jarang ketemu. Makanya kalau pas lagi pulang kampung beberapa kali mampir beli," kata Suharno.
Baginya selain bersilaturahmi dengan keluarga di momen lebaran, kuliner nasi boran juga mengobati rasa kangen para perantau di kampung halaman.
"Ya buat ngobati kangen saja, kalau waktunya cukup ya makan mampir biasanya," tandasnya.
(tdy)
Lihat Juga :