10 Obat yang Tidak Boleh Diminum Bersama dengan Kopi
Sabtu, 20 April 2024 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Namun, para peneliti memperingatkan bahwa minum terlalu banyak kafein dapat membuat lebih sulit untuk mengelola gula darah, dan akhirnya meningkatkan risiko komplikasi diabetes.
Penyakit alzheimer adalah penyebab utama kematian ketujuh di Amerika dan sebagian besar mempengaruhi orang di atas usia 65 tahun. Ini adalah gangguan otak yang mengakibatkan hilangnya fungsi kognitif, membuatnya sulit untuk berpikir, mengingat, atau menjalankan tugas sehari-hari.
Jutaan orang Amerika hidup dengan penyakit alzheimer dan minum obat untuk kondisi tersebut. Obat alzheimer seperti donepezil, rivastigmine, dan galantamine dipengaruhi oleh kafein.
Kafein dalam kopi mengencangkan sawar darah dan dapat mengurangi berapa banyak obat yang masuk ke otak. Obat alzheimer bekerja dengan melindungi neurotransmitter asetilkolin, dan minum kopi dalam jumlah tinggi telah terbukti merusak efek perlindungan itu.
Asma adalah penyakit kronis yang mempengaruhi paru-paru, membuat saluran udara meradang dan teriritasi. Hal ini mengakibatkan kesulitan bernapas, batuk dan mengi, dan perasaan sesak di dada.
Banyak orang dengan asma menggunakan bronkodilator selama flare-up, seperti aminofilin atau teofilin. Bronkodilator bekerja dengan merilekskan saluran udara, membuatnya lebih mudah untuk bernapas, tetapi memiliki efek samping seperti sakit kepala, gelisah, sakit perut, dan lekas marah.
Minum kopi, atau minuman lain yang tinggi kafein, dapat meningkatkan risiko efek samping ini. Kopi juga dapat mengurangi seberapa banyak obat yang diserap dan bermanfaat bagi tubuh.
Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat Minum Kopi saat Puasa Ramadan?
Osteoporosis membuat tulang Anda tipis dan rapuh, meningkatkan risiko patah tulang. Jutaan orang menderita osteoporosis dan itu paling sering terjadi pada wanita, terutama wanita yang telah mengalami menopause.
Obat-obatan seperti risedronate atau ibandronate mencegah dan mengobati osteoporosis dan tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan kopi karena membuat obat tersebut kurang efektif.
Disarankan agar minum obat ini sebelum makan atau minum apa pun, dan hanya minum obat dengan air putih. Ini akan memungkinkan tubuh untuk memaksimalkan jumlah penuh obat. Ketika Anda minum kopi dengan jenis obat ini, efektivitasnya dapat dikurangi lebih dari setengahnya.
Antidepresan dapat membantu depresi, gangguan suasana hati yang memengaruhi perasaan dan fungsi Anda. Kopi dapat mempengaruhi bagaimana tubuh menggunakan obat antidepresan.
Beberapa obat, seperti fluvoxamine, amitriptyline, escitalopram, dan imipramine dapat dimetabolisme secara berbeda jika Anda minum kopi pada saat yang sama. Terutama kopi dalam jumlah besar.
4. Obat Alzheimer
Penyakit alzheimer adalah penyebab utama kematian ketujuh di Amerika dan sebagian besar mempengaruhi orang di atas usia 65 tahun. Ini adalah gangguan otak yang mengakibatkan hilangnya fungsi kognitif, membuatnya sulit untuk berpikir, mengingat, atau menjalankan tugas sehari-hari.
Jutaan orang Amerika hidup dengan penyakit alzheimer dan minum obat untuk kondisi tersebut. Obat alzheimer seperti donepezil, rivastigmine, dan galantamine dipengaruhi oleh kafein.
Kafein dalam kopi mengencangkan sawar darah dan dapat mengurangi berapa banyak obat yang masuk ke otak. Obat alzheimer bekerja dengan melindungi neurotransmitter asetilkolin, dan minum kopi dalam jumlah tinggi telah terbukti merusak efek perlindungan itu.
5. Obat Asma
Asma adalah penyakit kronis yang mempengaruhi paru-paru, membuat saluran udara meradang dan teriritasi. Hal ini mengakibatkan kesulitan bernapas, batuk dan mengi, dan perasaan sesak di dada.
Banyak orang dengan asma menggunakan bronkodilator selama flare-up, seperti aminofilin atau teofilin. Bronkodilator bekerja dengan merilekskan saluran udara, membuatnya lebih mudah untuk bernapas, tetapi memiliki efek samping seperti sakit kepala, gelisah, sakit perut, dan lekas marah.
Minum kopi, atau minuman lain yang tinggi kafein, dapat meningkatkan risiko efek samping ini. Kopi juga dapat mengurangi seberapa banyak obat yang diserap dan bermanfaat bagi tubuh.
Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat Minum Kopi saat Puasa Ramadan?
6. Obat Osteoporosis
Osteoporosis membuat tulang Anda tipis dan rapuh, meningkatkan risiko patah tulang. Jutaan orang menderita osteoporosis dan itu paling sering terjadi pada wanita, terutama wanita yang telah mengalami menopause.
Obat-obatan seperti risedronate atau ibandronate mencegah dan mengobati osteoporosis dan tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan kopi karena membuat obat tersebut kurang efektif.
Disarankan agar minum obat ini sebelum makan atau minum apa pun, dan hanya minum obat dengan air putih. Ini akan memungkinkan tubuh untuk memaksimalkan jumlah penuh obat. Ketika Anda minum kopi dengan jenis obat ini, efektivitasnya dapat dikurangi lebih dari setengahnya.
7. Antidepresan
Antidepresan dapat membantu depresi, gangguan suasana hati yang memengaruhi perasaan dan fungsi Anda. Kopi dapat mempengaruhi bagaimana tubuh menggunakan obat antidepresan.
Beberapa obat, seperti fluvoxamine, amitriptyline, escitalopram, dan imipramine dapat dimetabolisme secara berbeda jika Anda minum kopi pada saat yang sama. Terutama kopi dalam jumlah besar.
Lihat Juga :