Minum Kopi Bisa Menyembuhkan Diabetes? Ini Kata Dokter
Selasa, 23 April 2024 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Jika seseorang telah didiagnosis menderita diabetes, mereka harus mengikuti rekomendasi perawatan yang diberikan oleh dokter. Termasuk pengaturan pola makan, pengelolaan berat badan, pengukuran kadar glukosa darah, dan mungkin penggunaan obat-obatan.
“Minum kopi tapi aktivitas terus yang terlalu panjang, lifestylenya tinggi radang, makan yang manis-manis, tidurnya cuman 3 atau 4 jam, ya sama aja rusak juga badannya,” jelasnya.
Sebagian orang yang mengonsumsi kopi memang merasakan efek seperti lebih rileks dan lebih ringan menjalani hari. Jika ditambah dengan gaya hidup yang lebih sehat, pola istirahat yang baik, serta mengurangi makanan tinggi karbohidrat, maka kondisi diabetes dan pankreas bisa membaik.
Baca Juga: Manfaat Mengejutkan Minum Kopi sebelum Tidur Siang
Namun hal ini tidak serta merta terjadi akibat kopi saja. Akan tetapi ada perubahan gaya hidup dan asupan makanan yang dikonsumsi setiap harinya.
“Jadi tidak ada fungsi apa-apa. Kecuali kalau dengan kopi tubuh bisa lebih rileks, lebih santai, tidurnya enak, relaksasinya enak, yang kita makan juga rendah karbohidrat, berubah semua ya berubah,” ujarnya.
“Minum kopi tapi aktivitas terus yang terlalu panjang, lifestylenya tinggi radang, makan yang manis-manis, tidurnya cuman 3 atau 4 jam, ya sama aja rusak juga badannya,” jelasnya.
Sebagian orang yang mengonsumsi kopi memang merasakan efek seperti lebih rileks dan lebih ringan menjalani hari. Jika ditambah dengan gaya hidup yang lebih sehat, pola istirahat yang baik, serta mengurangi makanan tinggi karbohidrat, maka kondisi diabetes dan pankreas bisa membaik.
Baca Juga: Manfaat Mengejutkan Minum Kopi sebelum Tidur Siang
Namun hal ini tidak serta merta terjadi akibat kopi saja. Akan tetapi ada perubahan gaya hidup dan asupan makanan yang dikonsumsi setiap harinya.
“Jadi tidak ada fungsi apa-apa. Kecuali kalau dengan kopi tubuh bisa lebih rileks, lebih santai, tidurnya enak, relaksasinya enak, yang kita makan juga rendah karbohidrat, berubah semua ya berubah,” ujarnya.
Lihat Juga :