5 Cara Alami Menurunkan Kolesterol, Lemak Tak Jenuh Pilihan Terbaik
Senin, 29 April 2024 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
5 Cara Alami Menurunkan Kolesterol
Dalam hal menurunkan kolesterol, penting untuk melakukan dua hal sekaligus. Anda perlu menurunkan kadar kolesterol LDL, dan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Serangan dua arah ini memiliki manfaat kesehatan paling besar.
1. Lemak tak jenuh tunggal
Banyak orang beranggapan bahwa diet rendah lemak adalah cara terbaik untuk meningkatkan kadar kolesterol. Namun, hal ini tidak sepenuhnya benar. Meski lemak jenuh bisa berbahaya, menghilangkan lemak sama sekali memiliki dampak buruk. Tubuh tetap membutuhkan lemak sehat dan kolesterol HDL.
Mereka yang melakukan diet rendah lemak mungkin menurunkan kadar kolesterol LDL yang berbahaya dalam darahnya, namun juga menurunkan kadar kolesterol HDL yang bermanfaat. Pilihan terbaik adalah fokus pada lemak tak jenuh tunggal karena dapat menurunkan LDL dan meningkatkan HDL.
Beberapa sumber lemak tak jenuh tunggal terbaik termasuk minyak zaitun, minyak canola, alpukat, dan kacang pohon seperti kenari, almond dan kacang mete.
2. Lemak tak jenuh ganda dan omega 3
Lemak tak jenuh ganda adalah jenis lemak lain yang mengurangi kolesterol LDL berbahaya dan menurunkan risiko penyakit jantung. Sebuah penelitian terhadap lebih dari 13.000 orang dewasa menunjukkan bahwa mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh ganda dalam makanan mengurangi risiko penyakit arteri koroner hampir 20%.
Asam lemak omega-3 adalah salah satu bentuk lemak tak jenuh ganda yang paling menyehatkan jantung. Mereka ditemukan dalam suplemen makanan laut dan minyak ikan. Sumber alami omega 3 terbaik adalah salmon, mackerel, herring, dan tuna.
3. Hindari lemak trans
Lemak trans adalah sejenis lemak tak jenuh yang telah diubah melalui proses hidrogenasi. Hal ini menjadikan lemak lebih stabil dan cocok untuk produk makanan seperti minyak sayur, mentega, dan margarin.
Lemak trans tetap padat pada suhu kamar, sehingga perusahaan makanan lebih memilih menggunakannya dalam produk seperti kue kering dan kue kering, karena teksturnya lebih baik daripada lemak tak jenuh. Mereka mungkin nyaman bagi produsen, tetapi menyebabkan masalah pada tubuh.
Dalam hal menurunkan kolesterol, penting untuk melakukan dua hal sekaligus. Anda perlu menurunkan kadar kolesterol LDL, dan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Serangan dua arah ini memiliki manfaat kesehatan paling besar.
1. Lemak tak jenuh tunggal
Banyak orang beranggapan bahwa diet rendah lemak adalah cara terbaik untuk meningkatkan kadar kolesterol. Namun, hal ini tidak sepenuhnya benar. Meski lemak jenuh bisa berbahaya, menghilangkan lemak sama sekali memiliki dampak buruk. Tubuh tetap membutuhkan lemak sehat dan kolesterol HDL.
Mereka yang melakukan diet rendah lemak mungkin menurunkan kadar kolesterol LDL yang berbahaya dalam darahnya, namun juga menurunkan kadar kolesterol HDL yang bermanfaat. Pilihan terbaik adalah fokus pada lemak tak jenuh tunggal karena dapat menurunkan LDL dan meningkatkan HDL.
Beberapa sumber lemak tak jenuh tunggal terbaik termasuk minyak zaitun, minyak canola, alpukat, dan kacang pohon seperti kenari, almond dan kacang mete.
2. Lemak tak jenuh ganda dan omega 3
Lemak tak jenuh ganda adalah jenis lemak lain yang mengurangi kolesterol LDL berbahaya dan menurunkan risiko penyakit jantung. Sebuah penelitian terhadap lebih dari 13.000 orang dewasa menunjukkan bahwa mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh ganda dalam makanan mengurangi risiko penyakit arteri koroner hampir 20%.
Asam lemak omega-3 adalah salah satu bentuk lemak tak jenuh ganda yang paling menyehatkan jantung. Mereka ditemukan dalam suplemen makanan laut dan minyak ikan. Sumber alami omega 3 terbaik adalah salmon, mackerel, herring, dan tuna.
3. Hindari lemak trans
Lemak trans adalah sejenis lemak tak jenuh yang telah diubah melalui proses hidrogenasi. Hal ini menjadikan lemak lebih stabil dan cocok untuk produk makanan seperti minyak sayur, mentega, dan margarin.
Lemak trans tetap padat pada suhu kamar, sehingga perusahaan makanan lebih memilih menggunakannya dalam produk seperti kue kering dan kue kering, karena teksturnya lebih baik daripada lemak tak jenuh. Mereka mungkin nyaman bagi produsen, tetapi menyebabkan masalah pada tubuh.
Lihat Juga :