Sandiaga Uno Tidak Setuju Study Tour Sekolah Dilarang, Imbas Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana
Senin, 13 Mei 2024 - 21:37 WIB
loading...
Sandiaga Uno tidak setuju jika study tour sekolah dilarang, imbas kecelakaan bus SMK Lingga Kencana. Foto/ mpi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno tidak setuju jika study tour sekolah dilarang, imbas kecelakaan bus yang membawa siswa SMK Lingga Kencana Depok di kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Menurut Sandiaga Uno, alih-alih melarang study tour, lebih baik aturan study tour diperketat, terlebih dalam pemilihan transportasi pariwisatanya.Baca Juga: Kemenparekraf Dorong Pengembangan Layanan Kesehatan di Indonesia agar Masyarakat Tak Perlu ke Luar Negeri
"Ini perlu kajian yang lebih mendalam karena ternyata di saat yang sama ada lima bus dari wisatawan pelajar-pelajar asing yang sedang berkegiatan di Sukabumi, tapi mereka menggunakan fasilitas pariwisata yang mumpuni," kata Sandiaga Uno dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2024).
Pasalnya, pemerintah tidak bisa begitu saja melarang kegiatan study tour ke beberapa tempat wisata, tanpa adanya data dan landasan yang pasti. Perlu adanya pengkajian mendalam.
"Kalau untuk mengurangi saja tanpa ada landasan data yang jelas tentunya mungkin ini keputusan yang perlu kita dalami dan pelajari lebih komprehensif," ujar Sandiaga Uno.
Menurut Sandiaga Uno, alih-alih melarang study tour, lebih baik aturan study tour diperketat, terlebih dalam pemilihan transportasi pariwisatanya.Baca Juga: Kemenparekraf Dorong Pengembangan Layanan Kesehatan di Indonesia agar Masyarakat Tak Perlu ke Luar Negeri
"Ini perlu kajian yang lebih mendalam karena ternyata di saat yang sama ada lima bus dari wisatawan pelajar-pelajar asing yang sedang berkegiatan di Sukabumi, tapi mereka menggunakan fasilitas pariwisata yang mumpuni," kata Sandiaga Uno dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2024).
Pasalnya, pemerintah tidak bisa begitu saja melarang kegiatan study tour ke beberapa tempat wisata, tanpa adanya data dan landasan yang pasti. Perlu adanya pengkajian mendalam.
"Kalau untuk mengurangi saja tanpa ada landasan data yang jelas tentunya mungkin ini keputusan yang perlu kita dalami dan pelajari lebih komprehensif," ujar Sandiaga Uno.
Lihat Juga :