5 Bahaya Hamil di Usia 43 Tahun Seperti Syahrini, Berisiko Tinggi Alami Diabetes
Rabu, 15 Mei 2024 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
1. Operasi Caesar
Hamil di atas 40 tahun lebih mungkin memerlukan operasi caesar, dibandingkan orang lain. Operasi caesar adalah operasi besar yang seringkali memiliki waktu pemulihan lebih lambat dibandingkan persalinan normal. Meski jarang terjadi, operasi caesar dapat meningkatkan risiko kehilangan darah, pembekuan darah, dan infeksi.
Faktor risiko tambahan memengaruhi risiko komplikasi persalinan di usia 40-an. Orang yang berusia di atas 40 tahun cenderung tidak bisa hamil secara alami, sehingga banyak yang menggunakan IVF untuk hamil. IVF dapat menyebabkan kelahiran ganda. Risiko operasi caesar meningkat secara signifikan pada orang berusia di atas 43 tahun yang menggunakan IVF dan mengandung anak kembar.
2. Kelainan Genetik
Telur Anda menjadi lebih rentan terhadap kelainan kromosom seiring bertambahnya usia. Anak-anak yang lahir dari orang tua berusia di atas 40 tahun, misalnya, memiliki peningkatan risiko terkena down sydrom.
Down syndrom adalah kelainan genetik paling umum yang dikaitkan dengan orang tua yang lebih tua. Peluang memiliki anak dengan kondisi ini adalah 1 dari 1.480 pada usia 20-an. Risiko tersebut meningkat menjadi 1 dari 85 pada usia 40 dan menjadi 1 dari 35 setelah usia 45.
Baca Juga: Seorang Rekan Benarkan Kabar Kehamilan Syahrini: Selamat buat Ibu Incess!
3. Diabetes Gestasional dan Preeklampsia
Kehamilan setelah usia 40 tahun meningkatkan risiko komplikasi seperti diabetes gestasional dan preeklampsia. Diabetes gestasional menyebabkan gula darah tinggi selama kehamilan. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2016 menemukan bahwa 8,5 persen ibu hamil yang berusia di atas 40 tahun menderita diabetes gestasional, yang merupakan risiko dua kali lipat bagi orang yang berusia di bawah 35 tahun.
Lihat Juga :