Tren Hemodialisa di Kalangan Anak Muda Meningkat, Akibat Hobi Minuman Kemasan
Minggu, 09 Juni 2024 - 11:58 WIB
loading...
Hemodialisa atau cuci darah mengalami tren peningkatan di kalangan anak muda. Kondisi itu adalah komplikasi dari penyakit diabetes. Foto Ilustrasi/iStock
A
A
A
JAKARTA - Hemodialisa atau cuci darah mengalami tren peningkatan di kalangan anak muda. Kondisi itu adalah komplikasi dari penyakit diabetes.
Diabetes sendiri merupakan masalah kesehatan yang mengancam masyarakat dan berpotensi mengakibatkan kematian apabila tidak mendapatkan penanganan sedini mungkin. Seiring perkembangan zaman, penyakit diabetes tidak hanya menyerang kalangan lansia, tapi banyak juga anak-anak yang mengidapnya.
Menurut data Ikatan Dokter Anak Indonesia, prevalensi penyakit diabetes melitus tipe-1 untuk anak di bawah umur 18 tahun di
Indonesia mengalami lonjakan 70 kali lipat dari tahun 2010 hingga 2023.
Baca Juga: IKN Disebut Sarang Malaria, Kenali Gejalanya agar Tak Berujung Fatal
Sementara menurut International Diabetes Federation, Indonesia menjadi negara nomor satu dengan jumlah penderita diabetes tipe-1 terbanyak di wilayah Asia Tenggara, yakni mencapai 41,8 ribu jiwa pada 2021.
Melihat tingginya kasus diabetes pada anak di Indonesia, tentu sangat mengkhawatirkan. Lantas, apa sih penyebab kasus diabetes pada anak?
Saat menjadi bintang tamu di Podcast PWK, dr. Tirta mengatakan, penyebab diabetes pada anak bukanlah nasi, melainkan minum manis kemasan dalam botol.
“Dalam satu botol minuman pemanis gulanya 20 gram,” ujar dr. Tirta, dikutip Minggu (9/6/2024).
Diabetes sendiri merupakan masalah kesehatan yang mengancam masyarakat dan berpotensi mengakibatkan kematian apabila tidak mendapatkan penanganan sedini mungkin. Seiring perkembangan zaman, penyakit diabetes tidak hanya menyerang kalangan lansia, tapi banyak juga anak-anak yang mengidapnya.
Menurut data Ikatan Dokter Anak Indonesia, prevalensi penyakit diabetes melitus tipe-1 untuk anak di bawah umur 18 tahun di
Indonesia mengalami lonjakan 70 kali lipat dari tahun 2010 hingga 2023.
Baca Juga: IKN Disebut Sarang Malaria, Kenali Gejalanya agar Tak Berujung Fatal
Sementara menurut International Diabetes Federation, Indonesia menjadi negara nomor satu dengan jumlah penderita diabetes tipe-1 terbanyak di wilayah Asia Tenggara, yakni mencapai 41,8 ribu jiwa pada 2021.
Melihat tingginya kasus diabetes pada anak di Indonesia, tentu sangat mengkhawatirkan. Lantas, apa sih penyebab kasus diabetes pada anak?
Saat menjadi bintang tamu di Podcast PWK, dr. Tirta mengatakan, penyebab diabetes pada anak bukanlah nasi, melainkan minum manis kemasan dalam botol.
“Dalam satu botol minuman pemanis gulanya 20 gram,” ujar dr. Tirta, dikutip Minggu (9/6/2024).
Lihat Juga :