Deteksi Dini Autoimun Bisa Cegah Gejala Makin Parah
Minggu, 09 Juni 2024 - 21:12 WIB
loading...
A
A
A
Dokter Windy menjelaskan, pasien sering kali mengabaikan gejala kecil tersebut. Ia mengungkapkan, 40%-50% pasien autoimun biasanya dimulai dengan gejala ruam seperti alergi pada kulit.
Melihat gejala ringan itulah pasien terkadang enggan mengonsultasikannya. Padahal, bila autoimun ditangani lebih awal dapat mencegah gejala semakin parah hingga timbul penyakit komorbid.
Baca Juga: 7 Ikan Tinggi Protein untuk Mencegah Stunting, Dukung Tumbuh Kembang Anak Optimal
“Sangat betul ya kalau (autoimun) diketahui dari awal, kita bisa mencegah. Apabila tidak ditangani, bisa menjadi nyeri sendi, mengenai jantung dan pembuluh darah,” jelasnya.
Untuk itu, dr. Windy mengajak masyarakat untuk memahami kondisi tubuh mereka ke klinik autoimun, terlebih bila memiliki gejala serupa. Dokter Windy menjelaskan, gejala kecil yang timbul dan sering terjadi juga menjadi tanda seseorang harus memeriksakan kondisi kesehatannya.
“Apabila mengalami kelainan yang ringan tapi berulang-ulang, sebaiknya langsung diperiksakan ke dokter agar kita tahu apakah ini awal dari kondisi autoimun atau alergi biasa,” tandasnya.
Melihat gejala ringan itulah pasien terkadang enggan mengonsultasikannya. Padahal, bila autoimun ditangani lebih awal dapat mencegah gejala semakin parah hingga timbul penyakit komorbid.
Baca Juga: 7 Ikan Tinggi Protein untuk Mencegah Stunting, Dukung Tumbuh Kembang Anak Optimal
“Sangat betul ya kalau (autoimun) diketahui dari awal, kita bisa mencegah. Apabila tidak ditangani, bisa menjadi nyeri sendi, mengenai jantung dan pembuluh darah,” jelasnya.
Untuk itu, dr. Windy mengajak masyarakat untuk memahami kondisi tubuh mereka ke klinik autoimun, terlebih bila memiliki gejala serupa. Dokter Windy menjelaskan, gejala kecil yang timbul dan sering terjadi juga menjadi tanda seseorang harus memeriksakan kondisi kesehatannya.
“Apabila mengalami kelainan yang ringan tapi berulang-ulang, sebaiknya langsung diperiksakan ke dokter agar kita tahu apakah ini awal dari kondisi autoimun atau alergi biasa,” tandasnya.
(tsa)
Lihat Juga :