Gandeng Kemenkes, Daewoong Percepat Uji Klinis Perawatan Covid-19
Kamis, 20 Agustus 2020 - 22:32 WIB
loading...
Uji klinis fase 1 bertujuan untuk menguji keamanan perawatan Covid-19 pada pasien dan diharapkan akan selesai tahun ini. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan melakukan Kick of Meeting dengan Daewoong Infion, perusahaan joint venture asal Korea Selatan Daewoong Group, di Rumah Sakit Umum Pusat Dr Wahidin Sudirohusodo pada 13 Agustus lalu. Pertemuan ini dilakukan dalam rangka memulai uji klinis fase 1 dalam pengembangan perawatan Covid-19 yang memanfaatkan sel punca milik Daewoong.
(Baca juga: Virus Corona Menyerang Idol Kpop, Heo Dong Won Positif Covid-19 )
Uji klinis fase 1 bertujuan untuk menguji keamanan perawatan Covid-19 pada pasien dan diharapkan akan selesai tahun ini. Daewoong Infion berencana akan memasuki uji klinis fase 2 pada paruh pertama 2021.
DWP710 merupakan perawatan Dyspnea pada pasien Covid-19 dengan memanfaatkan sel punca Mesenchymal DW-MSC, dan saat ini sedang diuji coba perusahaan farmasi Daewoong Pharmaceuticals. DWP710 yang dikembangkan Daewoong Pharmaceutical telah terkonfirmasi memiliki efek anti-inflamasi dalam uji pra-klinis pada hewan yang mengidap Dyspnea.
Tingkat kelangsungan hidup meningkat lebih dari 30% dibandingkan dengan kelompok uji lainnya, di mana jaringan paru-paru yang rusak akibat inflamasi kembali pulih ke tingkat yang mendekati normal. Selain itu, perawatan ini memiliki efek antivirus yang mampu mengurangi jumlah virus pada jaringan paru-paru hewan yang terinfeksi Covid-19 hingga di batas bawah deteksi.
DWP710 tengah dikembangkan melalui kerja sama dengan Kemenkes RI. Daewoong Infion dan Kemenkes menandatangani MOU untuk memulai kerja sama strategis terkait pengembangan perawatan Covid-19, dan uji klinis fase 1 yang telah disetujui pada Juli 2020. Pada 6 Agustus, DWP710 terpilih sebagai proyek baru di Kemenkes .
(Baca juga: Aktor Seo Sung Jong Positif Virus Corona )
(Baca juga: Virus Corona Menyerang Idol Kpop, Heo Dong Won Positif Covid-19 )
Uji klinis fase 1 bertujuan untuk menguji keamanan perawatan Covid-19 pada pasien dan diharapkan akan selesai tahun ini. Daewoong Infion berencana akan memasuki uji klinis fase 2 pada paruh pertama 2021.
DWP710 merupakan perawatan Dyspnea pada pasien Covid-19 dengan memanfaatkan sel punca Mesenchymal DW-MSC, dan saat ini sedang diuji coba perusahaan farmasi Daewoong Pharmaceuticals. DWP710 yang dikembangkan Daewoong Pharmaceutical telah terkonfirmasi memiliki efek anti-inflamasi dalam uji pra-klinis pada hewan yang mengidap Dyspnea.
Tingkat kelangsungan hidup meningkat lebih dari 30% dibandingkan dengan kelompok uji lainnya, di mana jaringan paru-paru yang rusak akibat inflamasi kembali pulih ke tingkat yang mendekati normal. Selain itu, perawatan ini memiliki efek antivirus yang mampu mengurangi jumlah virus pada jaringan paru-paru hewan yang terinfeksi Covid-19 hingga di batas bawah deteksi.
DWP710 tengah dikembangkan melalui kerja sama dengan Kemenkes RI. Daewoong Infion dan Kemenkes menandatangani MOU untuk memulai kerja sama strategis terkait pengembangan perawatan Covid-19, dan uji klinis fase 1 yang telah disetujui pada Juli 2020. Pada 6 Agustus, DWP710 terpilih sebagai proyek baru di Kemenkes .
(Baca juga: Aktor Seo Sung Jong Positif Virus Corona )
Lihat Juga :