10 Teh Termahal di Dunia, Harganya Tembus Rp19 Miliar per Kg
Selasa, 11 Juni 2024 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Teh ini diproduksi di Provinsi Sichuan, China, dan harganya sangat mahal karena metode produksi yang unik dan terbatas.
Teh ini berasal dari Gunung Wuyi di China dan memiliki sejarah yang panjang. Daun teh ini disimpan selama beberapa dekade sebelum dijual, menghasilkan rasa yang kompleks dan mendalam. Keunikan dan kelangkaan teh ini membuatnya sangat mahal.
Tieguanyin adalah teh oolong premium yang berasal dari Provinsi Fujian, China. Teh ini dinamai berdasarkan Dewi Belas Kasih dalam mitologi Buddha, Guanyin.
Tieguanyin dikenal karena rasanya yang lembut dan aroma bunga yang kuat. Proses produksi yang rumit dan kualitas yang tinggi membuat teh ini sangat mahal.
Yellow Gold Tea Buds adalah teh yang sangat langka dari Singapura. Tunas teh ini dilapisi dengan emas 24 karat, memberikan rasa yang halus dan mewah. Teh ini diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas dan biasanya hanya dijual di toko-toko teh premium.
Baca Juga: 5 Manfaat Mengejutkan Minum Teh Jahe dan Lemon di Pagi Hari
Poo Poo Pu-Erh adalah teh fermentasi dari Provinsi Yunnan, China. Teh ini memiliki proses pembuatan yang unik, di mana daun teh dibiarkan berfermentasi dalam waktu yang lama, menghasilkan rasa yang dalam dan kompleks.
Teh ini sangat dihargai karena keunikan proses pembuatannya dan manfaat kesehatannya.
Gyokuro adalah salah satu teh hijau paling premium dari Jepang. Teh ini ditanam di tempat teduh selama beberapa minggu sebelum dipanen, yang meningkatkan kadar klorofil dan memberikan rasa yang manis dan lembut.
3. Vintage Narcissus Wuyi Oolong - USD6500 atau Rp105 Juta per Kg
Teh ini berasal dari Gunung Wuyi di China dan memiliki sejarah yang panjang. Daun teh ini disimpan selama beberapa dekade sebelum dijual, menghasilkan rasa yang kompleks dan mendalam. Keunikan dan kelangkaan teh ini membuatnya sangat mahal.
4. Tieguanyin (Iron Goddess of Mercy) - USD3 Ribu atau Rp48 Juta per Kg
Tieguanyin adalah teh oolong premium yang berasal dari Provinsi Fujian, China. Teh ini dinamai berdasarkan Dewi Belas Kasih dalam mitologi Buddha, Guanyin.
Tieguanyin dikenal karena rasanya yang lembut dan aroma bunga yang kuat. Proses produksi yang rumit dan kualitas yang tinggi membuat teh ini sangat mahal.
5. Yellow Gold Tea Buds - USD3 Ribu atau Rp48 Juta per Kg
Yellow Gold Tea Buds adalah teh yang sangat langka dari Singapura. Tunas teh ini dilapisi dengan emas 24 karat, memberikan rasa yang halus dan mewah. Teh ini diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas dan biasanya hanya dijual di toko-toko teh premium.
Baca Juga: 5 Manfaat Mengejutkan Minum Teh Jahe dan Lemon di Pagi Hari
6. Poo Poo Pu-Erh Tea - USD1 Ribu atau Rp16 Juta per Kg
Poo Poo Pu-Erh adalah teh fermentasi dari Provinsi Yunnan, China. Teh ini memiliki proses pembuatan yang unik, di mana daun teh dibiarkan berfermentasi dalam waktu yang lama, menghasilkan rasa yang dalam dan kompleks.
Teh ini sangat dihargai karena keunikan proses pembuatannya dan manfaat kesehatannya.
7. Gyokuro - USD650 atau Rp10 Juta per Kg
Gyokuro adalah salah satu teh hijau paling premium dari Jepang. Teh ini ditanam di tempat teduh selama beberapa minggu sebelum dipanen, yang meningkatkan kadar klorofil dan memberikan rasa yang manis dan lembut.
Lihat Juga :