6 Manfaat Jalan Kaki setelah Makan, Bantu Turunkan Berat Badan dan Sehatkan Jantung

Kamis, 20 Juni 2024 - 13:20 WIB
loading...
6 Manfaat Jalan Kaki...
Berjalan kaki setelah makan adalah kebiasaan sederhana yang dapat memberikan manfaat kesehatan. Dari meningkatkan pencernaan hingga menurunkan berat badan. Foto/Asian Hospital Faridabad
A A A
JAKARTA - Jalan kaki setelah makan adalah kebiasaan sederhana yang dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan. Dari meningkatkan pencernaan hingga mengontrol kadar gula darah, membantu menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan jantung, hingga meningkatkan kualitas tidur.

Dengan memasukkan kebiasaan ini ke dalam rutinitas harian, Anda dapat menikmati kesehatan yang lebih baik dan kualitas hidup yang lebih tinggi. Jika Anda belum terbiasa jalan kaki setelah makan, mulailah dengan durasi pendek sekitar 10-15 menit dan tingkatkan secara bertahap.

Pastikan pilih jalur yang aman dan nyaman untuk berjalan, seperti taman atau area dengan pemandangan yang menyenangkan. Berjalan dengan kecepatan sedang adalah yang paling direkomendasikan. Jangan terlalu cepat agar tidak mengganggu pencernaan.

Berikut adalah enam manfaat jalan kaki setelah makan dilansir dari Health Line, Kamis (20/6/2024).

6 Manfaat Jalan Kaki setelah Makan



Baca Juga: 8 Manfaat Jalan Kaki Lebih dari 10.000 Langkah Sehari, Ampuh Turunkan Berat Badan

1. Meningkatkan Pencernaan


Jalan kaki setelah makan dapat membantu meningkatkan proses pencernaan. Ketika berjalan, gerakan tubuh membantu merangsang sistem pencernaan, yang dapat mempercepat penguraian makanan dan penyerapan nutrisi.

Aktivitas fisik ringan ini juga membantu mengurangi risiko sembelit dengan mendorong pergerakan usus yang lebih baik.

2. Mengontrol Kadar Gula Darah


Salah satu manfaat penting dari berjalan kaki setelah makan adalah kontrol yang lebih baik terhadap kadar gula darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jalan kaki selama 15-30 menit setelah makan dapat membantu menurunkan kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes tipe 2.

Aktivitas fisik membantu sel-sel otot mengambil glukosa dari darah, sehingga mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.

3. Membantu Menurunkan Berat Badan


Jalan kaki setelah makan dapat menjadi bagian dari strategi pengelolaan berat badan yang efektif. Aktivitas fisik ringan ini membakar kalori dan meningkatkan metabolisme.

Meskipun jalan kaki tidak membakar banyak kalori dibandingkan dengan olahraga intensitas tinggi, melakukan aktivitas ini secara konsisten dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengendalian berat badan.

Baca Juga: Jalan Kaki 30 Menit Bantu Atasi Rematik dan Hipertensi pada Wanita

4. Meningkatkan Kesehatan Jantung


Berjalan kaki secara teratur, termasuk setelah makan, dapat meningkatkan kesehatan jantung. Aktivitas fisik membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), dan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL). Semua faktor ini berkontribusi pada penurunan risiko penyakit kardiovaskular.

5. Mengurangi Stres dan Meningkatkan Mood


Berjalan kaki setelah makan juga dapat memiliki manfaat psikologis. Aktivitas fisik, bahkan yang ringan seperti berjalan kaki, telah terbukti membantu mengurangi stres dan meningkatkan mood. Ini disebabkan oleh pelepasan endorfin, hormon yang membuat merasa bahagia dan rileks.

6. Meningkatkan Kualitas Tidur


Berjalan kaki setelah makan malam dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Aktivitas fisik membantu menstabilkan kadar hormon dan suhu tubuh, yang dapat mendukung pola tidur yang lebih baik.

Namun, penting untuk memperhatikan waktu berjalan kaki agar tidak terlalu dekat dengan waktu tidur, karena bisa membuat tubuh terlalu terjaga.

Baca Juga: Jalan Kaki Bisa Cegah Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Tekanan darah Tinggi
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Berita Terkini
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Infografis
Batas Aman Makan Kue...
Batas Aman Makan Kue Lebaran Biar Berat Badan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved