Studi: Gangguan Hipertensi Selama Kehamilan Terkait dengan Gejala Menopause
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 19:09 WIB
loading...
Secara keseluruhan, tekanan darah tinggi selama kehamilan dan gejala menopause yang parah merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular pada wanita. / Foto: ilustrasi/Falkirk Herald
A
A
A
JAKARTA - Tekanan darah tinggi atau hipertensi selama kehamilan tampaknya terkait dengan gejala menopause yang lebih mengganggu seperti hot flashes, gangguan tidur dan gejala psikologis di kemudian hari.
(Baca juga: Madu Obat Ampuh Mengobati Batuk dan Pilek )
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Menopause juga menunjukkan bahwa wanita dengan riwayat hipertensi selama kehamilan yang menggunakan terapi hormon lebih cenderung melaporkan gejala yang lebih mengganggu daripada wanita tanpa riwayat tersebut.
Menurut Direktur Mayo Clinic Center for Women's Health dan direktur medis untuk North American Menopause Society, Dr Stephanie Faubion, secara keseluruhan, tekanan darah tinggi selama kehamilan dan gejala menopause yang parah merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular pada wanita. Namun, hanya karena mereka terhubung tidak berarti yang satu menyebabkan yang lain.
"Gangguan hipertensi pada kehamilan tidak menyebabkan wanita mengalami lebih banyak hot flashes, dan hot flash tidak akan menyebabkan penyakit jantung," kata Faubion, yang bekerja pada penelitian tersebut, seperti dilansir CNN, Jumat (21/8).
(Baca juga: Bukan Hanya Wanita, Kaum Adam Ternyata Juga Bisa Alami PMS )
(Baca juga: Madu Obat Ampuh Mengobati Batuk dan Pilek )
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Menopause juga menunjukkan bahwa wanita dengan riwayat hipertensi selama kehamilan yang menggunakan terapi hormon lebih cenderung melaporkan gejala yang lebih mengganggu daripada wanita tanpa riwayat tersebut.
Menurut Direktur Mayo Clinic Center for Women's Health dan direktur medis untuk North American Menopause Society, Dr Stephanie Faubion, secara keseluruhan, tekanan darah tinggi selama kehamilan dan gejala menopause yang parah merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular pada wanita. Namun, hanya karena mereka terhubung tidak berarti yang satu menyebabkan yang lain.
"Gangguan hipertensi pada kehamilan tidak menyebabkan wanita mengalami lebih banyak hot flashes, dan hot flash tidak akan menyebabkan penyakit jantung," kata Faubion, yang bekerja pada penelitian tersebut, seperti dilansir CNN, Jumat (21/8).
(Baca juga: Bukan Hanya Wanita, Kaum Adam Ternyata Juga Bisa Alami PMS )
Lihat Juga :