Viral! Aksi Bule Denmark Perbaiki Jembatan Rusak di Wakatobi, Panen Pujian
Kamis, 27 Juni 2024 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Setelah mengetahui kondisi tempat tinggal dan lingkungan warga Suku Bajo tersebut, hati Hansen tergerak dan berinisiatif ingin memperbaiki kerusakan jembatan dan atap rumah di sana. Apalagi, jembatan rusak di sana telah sering membuat anak-anak hingga orang tua terjatuh hingga terluka.
Hansen lalu mulai melakukan penggalangan dana dan sukses mengumpulkan hingga Rp75 juta untuk perbaikan jembatan dan atap rumah warga Suku Bajo di Wakatobi. Dengan modal dana tersebut, Hansen berhasil mengajak warga di sana untuk saling bergotong royong memperbaiki sejumlah jembatan dan beberapa atap rumah warga yang sudah rusak.
“Mereka tinggal di desa terapung. Dan bagi mereka lautan adalah segalanya. Karena ikan adalah makanan utama dan sumber pendapatan mereka. Tapi jembatan mereka sudah berusia lebih dari 10 tahun. Terkadang, anak-anak dan orangtua jatuh dan terluka,” tuturnya.
“Jadi kami mengumpulkan dana 75 juta untuk membantu mereka dan penduduk setempat setuju untuk gotong royong. Jadi kami membeli kayu sebanyak mungkin. Dan dari kekuatan gotong royong, saling membantu satu sama lain, kami membangun kembali jembatan mereka, dan memasang atap baru. Untuk satu keluarga yang nggak ada atap rumahnya,” sambung Hansen.
Hansen mengaku puas dengan aksinya itu. Menurutnya, bantuan sesederhana apa pun bisa memberikan dampak yang besar bagi mereka yang membutuhkan. Ia lantas turut mengapresiasi para donatur yang telah turut andil untuk mendukung aksi mulianya itu.
Baca Juga: 9 Rekomendasi Pantai Menakjubkan di Jogja, Nomor 7 Mirip Bali
Tercatat, ada sekitar 300 lebih donatur dari seluruh dunia yang mendukung aksi Hansen untuk mengumpulkan dana perbaikan jembatan rusak di Wakatobi tersebut. Ia juga memastikan, Wakatobi merupakan salah satu destinasi wisata Indonesia yang wajib dikunjungi karena memberikan pengalaman wisata yang ‘memorable’.
“Terkadang sedikit bantuan, bisa membuat perbedaan besar. Jadi terima kasih kepada 300 orang lebih dari seluruh dunia, yang sudah membantu kami mewujudkannya. Tempat ini adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Saya menjamin, pengalaman yang tidak akan pernah kamu lupakan,” ungkapnya.
Hansen lalu mulai melakukan penggalangan dana dan sukses mengumpulkan hingga Rp75 juta untuk perbaikan jembatan dan atap rumah warga Suku Bajo di Wakatobi. Dengan modal dana tersebut, Hansen berhasil mengajak warga di sana untuk saling bergotong royong memperbaiki sejumlah jembatan dan beberapa atap rumah warga yang sudah rusak.
“Mereka tinggal di desa terapung. Dan bagi mereka lautan adalah segalanya. Karena ikan adalah makanan utama dan sumber pendapatan mereka. Tapi jembatan mereka sudah berusia lebih dari 10 tahun. Terkadang, anak-anak dan orangtua jatuh dan terluka,” tuturnya.
“Jadi kami mengumpulkan dana 75 juta untuk membantu mereka dan penduduk setempat setuju untuk gotong royong. Jadi kami membeli kayu sebanyak mungkin. Dan dari kekuatan gotong royong, saling membantu satu sama lain, kami membangun kembali jembatan mereka, dan memasang atap baru. Untuk satu keluarga yang nggak ada atap rumahnya,” sambung Hansen.
Hansen mengaku puas dengan aksinya itu. Menurutnya, bantuan sesederhana apa pun bisa memberikan dampak yang besar bagi mereka yang membutuhkan. Ia lantas turut mengapresiasi para donatur yang telah turut andil untuk mendukung aksi mulianya itu.
Baca Juga: 9 Rekomendasi Pantai Menakjubkan di Jogja, Nomor 7 Mirip Bali
Tercatat, ada sekitar 300 lebih donatur dari seluruh dunia yang mendukung aksi Hansen untuk mengumpulkan dana perbaikan jembatan rusak di Wakatobi tersebut. Ia juga memastikan, Wakatobi merupakan salah satu destinasi wisata Indonesia yang wajib dikunjungi karena memberikan pengalaman wisata yang ‘memorable’.
“Terkadang sedikit bantuan, bisa membuat perbedaan besar. Jadi terima kasih kepada 300 orang lebih dari seluruh dunia, yang sudah membantu kami mewujudkannya. Tempat ini adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Saya menjamin, pengalaman yang tidak akan pernah kamu lupakan,” ungkapnya.
Lihat Juga :