Waspada! Bahaya Mengintai di Balik Kotoran Pusar yang Tak Dibersihkan
Sabtu, 06 Juli 2024 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Di mana bakteri dan jamur yang berlebihan dapat menyebabkan infeksi pada pusar, yang dapat ditandai dengan kemerahan, bengkak, nyeri, dan nanah. Selain itu, kotoran dan sel kulit mati yang menumpuk dapat mengiritasi kulit di sekitar pusar, menyebabkan gatal, kemerahan, dan peradangan.
"Bakteri itu berasal dari debu sabun, keringat, pelembap yang menumpuk di area itu. Kalau didiamkan justru bisa menimbulkan masalah kayak infeksi, iritas, reaksi alergi, dan lain-lain," kata dr Nadia Alaydrus dikutip dari akun TikTok pribadinya, @nadialaydrus, Sabtu (6/7/2024).
Di sisi lain, membersihkan pusar adalah proses yang mudah dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Caranya, siapkan sabun cuci tangan yang lembut, air hangat, handuk bersih, dan kapas.
Kemudian basahi handuk dengan air hangat dan sabun. Perlahan bersihkan pusar dan area di sekitarnya dengan handuk basah. Pastikan untuk membersihkan lipatan dan celah di sekitar pusar.
Baca Juga: Benarkah Makan Kangkung Bisa Memperparah Asam Urat?
"Bakteri itu berasal dari debu sabun, keringat, pelembap yang menumpuk di area itu. Kalau didiamkan justru bisa menimbulkan masalah kayak infeksi, iritas, reaksi alergi, dan lain-lain," kata dr Nadia Alaydrus dikutip dari akun TikTok pribadinya, @nadialaydrus, Sabtu (6/7/2024).
Di sisi lain, membersihkan pusar adalah proses yang mudah dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Caranya, siapkan sabun cuci tangan yang lembut, air hangat, handuk bersih, dan kapas.
Kemudian basahi handuk dengan air hangat dan sabun. Perlahan bersihkan pusar dan area di sekitarnya dengan handuk basah. Pastikan untuk membersihkan lipatan dan celah di sekitar pusar.
Baca Juga: Benarkah Makan Kangkung Bisa Memperparah Asam Urat?
Lihat Juga :