Sandiaga Dorong Monetisasi Karya Seniman untuk Tingkatkan Nilai Ekraf di Indonesia

Sabtu, 13 Juli 2024 - 23:55 WIB
loading...
Sandiaga Dorong Monetisasi...
Sandiaga aktif mendorong para seniman Indonesia untuk memonetisasi karya mereka. Hal ini guna meningkatkan nilai ekonomi kreatif (Ekraf) di Tanah Air. Foto/dok Kemenparekraf
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno aktif mendorong para seniman Indonesia untuk memonetisasi karya mereka. Hal ini guna meningkatkan nilai ekonomi kreatif (Ekraf) di Tanah Air.

Hal ini disampaikan Sandiaga dalam acara TER4SI (Teras Inspirasi) di Posbloc, Jakarta. Acara yang diinisiasi oleh Souvenir Lokal atau Sovlo ini digelar pada 12-14 Juli 2024.

Acara ini digelar bertujuan untuk memberi wadah baru bagi para ilustrator Indonesia untuk memamerkan karya, memperluas relasi, berkolaborasi, dan meningkatkan wawasan. Serta menjual karya-karya dalam konsep Art You Can Wear.

Sandiaga mengapresiasi acara ini. Menurutnya, kegiatan ini dapat memberikan wadah serta ruang bagi para ilustrator lokal.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekraf, Sandiaga Ungkap Potensi Besar Purbalingga

“Konsep Art You Can Wear yang diusung oleh Sovlo tidak hanya membawa seni lebih dekat ke masyarakat, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para seniman untuk memonetisasi hasil karya mereka sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi kreatif kita," kata Sandiaga dalam webinar.

Sandiaga menjelaskan sesuai sesuai filosofi terasi sendiri yakni sebagai penyedap rasa dalam masakan Indonesia, melambangkan bagaimana hal-hal sederhana dapat digabungkan untuk menciptakan sesuatu yang penuh makna dan kedalaman.

“Semoga TER4SI terus memberikan kontribusi dan terus berjaya. Mari kembangkan karya anak bangsa. Ini bagian daripada karya anak bangsa yang memberikan harapan yang tak terlupakan," jelasnya.

Di sisi lain, Founder Sovlo Lidya Valensia menjelaskan TER4SI adalah format baru untuk ilustrator di Indonesia, di mana seni visual dan fesyen bertemu dalam harmoni yang unik. Acara ini juga sebagai bentuk perayaan ulang tahun Sovlo yang ke-4.

Baca Juga: Sandiaga Unjuk Kebolehan Bikin Rengginang di Desa Wisata Wanurejo

"Kami berharap TER4SI tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga sebuah pengalaman yang mendalam bagi para pengunjung untuk mengeksplorasi dan mengapresiasi seni serta budaya Indonesia," ujar Lidya.

Ada banyak keseruan yang bisa dinikmati pengunjung saat datang ke tempat ini. Seperti artful dialogues, talkshow dengan para kreator dan ilustrator ternama Indonesia untuk mendalami inspirasi di balik karya-karya mereka dan perjalanan kisah sukses, seperti Muklay, Dinda Puspitasari, Popomangun, dan masih banyak lagi.

Kemudian dalam acara ini akan turut menyuguhkan experience the art, instalasi seni yang unik, aktivitas seni, kelas menggambar, dan kelas tarian tradisional gratis untuk memperkaya pengalaman seni dan budaya.

Ada pula trunk show koleksi dari Indonesia Cultural Heritage, sebuah peragaan busana yang memperkenalkan bagaimana karya seni dapat dijadikan bagian dari busana dan aksesori sehari-hari.

Baca Juga: Sandiaga Targetkan Desa Wisata Wanurejo Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Pengunjung juga dapat merasakan keseruan lain dalam balutan konsep karaoke night. Bertemakan karaoke dengan diiringi alat musik tradisional untuk menghadirkan nuansa tradisional yang berbeda sebagai bentuk pengalaman budaya yang lebih luas.

Kemudian tak kalah penting tentunya akan hadir secara eksklusif yakni TER4SI market, tempat di mana para pengunjung dapat membeli koleksi Art You Can Wear hasil karya dari para illustrator lokal.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
Art & Bali 2026 Digelar...
Art & Bali 2026 Digelar September, Ajang Temu Galeri, Seniman dan Budayawan Internasional
Perusahaan Harus Adaptif,...
Perusahaan Harus Adaptif, Berani Sinergi dan Kreatif
Ekraf Design Festival...
Ekraf Design Festival 2025 Resmi Dibuka, Kreativitas Lokal Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
Kementerian Ekraf Dukung...
Kementerian Ekraf Dukung Kopdar KBM App Medan Dorong Penciptaan Lapangan Kerja
Festival Seni dan Kesehatan...
Festival Seni dan Kesehatan Meriahkan HUT ke-51 Sompo Indonesia
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Rekomendasi
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved