Kebutuhan Meningkat, Bertrand Antolin Serahkan 1000 APD untuk Tenaga Medis
Senin, 24 Agustus 2020 - 16:46 WIB
loading...
A
A
A
APD produksi Plevia sudah sesuai standar medis karena menggunakan material Polyvinyl Chloride yang tidak berpori dan tanpa jahitan sehingga memberikan perlindungan ekstra dan masuk kategori hydrophobic.
Selain itu, APD Plevia sudah memperoleh izin edar dari Kementerian Kesehatan dan kini dalam proses pengajuan ISO 16604:2004, CE dan FDA. Targetnya APD buatan anak negeri ini akan memasuki pasar eksport.
Saat ini Plevia sudah mendapatkan ISO 16604:2004 untuk produk surgical gown. ISO 16604:2004 adalah sertifikasi standar untuk baju pelindung diri yang melindungi dari darah dan cairan. “Saat ini APD produksi Plevia sudah digunakan oleh para tenaga medis di rumah sakit-rumah sakit rujukan dan non rujukan di berbagai daerah di Indonesia,” jelas dia.
Seperti diketahui, beberapa bulan ini Pemerintah menerapkan New Normal yang berarti masyarakat diperbolehkan beraktivitas kembali, syaratnya mengikuti aturan normal baru, seperti tetap menjaga kebersihan dan kesehatan, mengenakan masker dan selalu menjaga jarak.
Namun, penyebaran virus corona belum menunjukkan penurunan, bahkan meningkat seiring semakin banyak jumlah tes yang dilakukan per hari. Data Gugus Tugas Covid-19 mencatat, hingga 23 Agustus 2020, jumlah kasus positif Corona tercatat mencapai lebih dari 153 ribu. Untuk itu, dukungan masyarakat, baik perseorangan maupun swasta dalam bentuk donasi APD masih terus diharapkan, khususnya bagi para tenaga medis.
Selain itu, APD Plevia sudah memperoleh izin edar dari Kementerian Kesehatan dan kini dalam proses pengajuan ISO 16604:2004, CE dan FDA. Targetnya APD buatan anak negeri ini akan memasuki pasar eksport.
Saat ini Plevia sudah mendapatkan ISO 16604:2004 untuk produk surgical gown. ISO 16604:2004 adalah sertifikasi standar untuk baju pelindung diri yang melindungi dari darah dan cairan. “Saat ini APD produksi Plevia sudah digunakan oleh para tenaga medis di rumah sakit-rumah sakit rujukan dan non rujukan di berbagai daerah di Indonesia,” jelas dia.
Seperti diketahui, beberapa bulan ini Pemerintah menerapkan New Normal yang berarti masyarakat diperbolehkan beraktivitas kembali, syaratnya mengikuti aturan normal baru, seperti tetap menjaga kebersihan dan kesehatan, mengenakan masker dan selalu menjaga jarak.
Namun, penyebaran virus corona belum menunjukkan penurunan, bahkan meningkat seiring semakin banyak jumlah tes yang dilakukan per hari. Data Gugus Tugas Covid-19 mencatat, hingga 23 Agustus 2020, jumlah kasus positif Corona tercatat mencapai lebih dari 153 ribu. Untuk itu, dukungan masyarakat, baik perseorangan maupun swasta dalam bentuk donasi APD masih terus diharapkan, khususnya bagi para tenaga medis.
(tdy)
Lihat Juga :