Sandiaga Sebut MRT Bali Solusi Ampuh Atasi Kemacetan seperti di Jakarta
Senin, 29 Juli 2024 - 23:20 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau di Jakarta sih efektif ya. Sekarang, MRT sudah 120.000 penumpang per hari. Dulu waktu saya bekerja di DKI, target kita cuma 70.000. Secara umum sudah kelihatan (dampaknya)," jelasnya.
"Dan di daerah Canggu juga sudah sangat-sangat padat. Jadi, layanan transportasi publik ini akan sangat membantu," lanjutnya.
Baca Juga: Sandiaga Uno Soroti Satu Kekurangan Wisata di Malang Raya, Apa Itu?
Proyek MRT Bali dimulai dengan PT Sarana Bali Dwipa Jaya (SBDJ) yang menunjuk PT Bumi Indah Prima (BIP) sebagai investor utama.
mengutip akun Instagram @balisantuy, total dari proyeksi MRT Bali ini pun mencapai USD20 miliar atau setara dengan Rp325 triliun. Proyek ini terdiri dari empat fase, mulai dari Bandara Ngurah Rai hingga Nusa Dua dan Ubud, dengan target penyelesaian fase pertama pada 2028 dan seluruh proyek pada 2031.
"Dan di daerah Canggu juga sudah sangat-sangat padat. Jadi, layanan transportasi publik ini akan sangat membantu," lanjutnya.
Baca Juga: Sandiaga Uno Soroti Satu Kekurangan Wisata di Malang Raya, Apa Itu?
Proyek MRT Bali dimulai dengan PT Sarana Bali Dwipa Jaya (SBDJ) yang menunjuk PT Bumi Indah Prima (BIP) sebagai investor utama.
mengutip akun Instagram @balisantuy, total dari proyeksi MRT Bali ini pun mencapai USD20 miliar atau setara dengan Rp325 triliun. Proyek ini terdiri dari empat fase, mulai dari Bandara Ngurah Rai hingga Nusa Dua dan Ubud, dengan target penyelesaian fase pertama pada 2028 dan seluruh proyek pada 2031.
(dra)
Lihat Juga :