Sandiaga Sebut MRT Bali Solusi Ampuh Atasi Kemacetan seperti di Jakarta
Senin, 29 Juli 2024 - 23:20 WIB
loading...
Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Bali akan menjadi solusi ampuh untuk mengatasi kemacetan parah di Pulau Dewata. Foto/dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Bali akan menjadi solusi ampuh untuk mengatasi kemacetan parah di Pulau Dewata.
Menurut Sandiaga, kehadiran MRT tidak hanya untuk kelancaran lalu lintas di Bali tetapi juga untuk mendukung perkembangan pariwisata dan ekonomi lokal. Sementara itu, peletakan baru pertama pembangunan transportasi umum ini rencananya akan dilaksanakan pada September 2024.
Di sisi lain, Sandiaga berharap uji kelayakan untuk pembangunan transportasi umum ini dapat segera selesai. Sehingga proyeksinya bisa langsung berjalan.
"Kita harapkan nanti segera diselesaikan feasibility study (uji kelayakan)-nya. Jadi, bisa dilanjutkan. konstruksinya supaya kemacetan di Bali Selatan tidak terkonsentrasi di situ," kata Sandiaga dalam Weekly Brief with Sandiaga Uno di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Jakarta, Senin (29/7/2024).
Baca Juga: Viral Wisatawan De Djawatan Banyuwangi Digetok Tarif Delman Mahal, Sandiaga Uno: Kita akan Bina
Sandiaga menjelaskan bahwa kesuksesan MRT di Jakarta sebagai sarana transportasi yang efektif mengurangi kemacetan dapat dijadikan acuan. Ia optimistis bahwa penerapan sistem transportasi serupa di Bali akan membawa dampak positif yang signifikan.
Ini terlihat dari naiknya target jumlah penumpang di MRT Jakarta yang terus meningkat. Diharapkan sarana transportasi tersebut bisa berdampak sama di Bali sehingga dapat mengatasi kemacetan yang semakin parah.
Menurut Sandiaga, kehadiran MRT tidak hanya untuk kelancaran lalu lintas di Bali tetapi juga untuk mendukung perkembangan pariwisata dan ekonomi lokal. Sementara itu, peletakan baru pertama pembangunan transportasi umum ini rencananya akan dilaksanakan pada September 2024.
Di sisi lain, Sandiaga berharap uji kelayakan untuk pembangunan transportasi umum ini dapat segera selesai. Sehingga proyeksinya bisa langsung berjalan.
"Kita harapkan nanti segera diselesaikan feasibility study (uji kelayakan)-nya. Jadi, bisa dilanjutkan. konstruksinya supaya kemacetan di Bali Selatan tidak terkonsentrasi di situ," kata Sandiaga dalam Weekly Brief with Sandiaga Uno di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Jakarta, Senin (29/7/2024).
Baca Juga: Viral Wisatawan De Djawatan Banyuwangi Digetok Tarif Delman Mahal, Sandiaga Uno: Kita akan Bina
Sandiaga menjelaskan bahwa kesuksesan MRT di Jakarta sebagai sarana transportasi yang efektif mengurangi kemacetan dapat dijadikan acuan. Ia optimistis bahwa penerapan sistem transportasi serupa di Bali akan membawa dampak positif yang signifikan.
Ini terlihat dari naiknya target jumlah penumpang di MRT Jakarta yang terus meningkat. Diharapkan sarana transportasi tersebut bisa berdampak sama di Bali sehingga dapat mengatasi kemacetan yang semakin parah.
Lihat Juga :