Review Film Kabut Berduri, Sengkarut Masalah Indonesia di Perbatasan Negara
Kamis, 01 Agustus 2024 - 15:36 WIB
loading...
A
A
A
Keterangan itu menginformasikan bahwa cerita Kabut Berduri terjadi di perbatasan Indonesia-Malaysia di Pulau Borneo. Ini adalah rumah bagi suku Dayak, Melayu, dan China.
Informasi berikutnya adalah bahwa sejak tahun 1967 hingga 1990, tentara Indonesia dan Malaysia bekerja sama dengan komunitas lokal, demi menumpas pemberontakan komunis PARAKU (Pasukan Rakyat Kalimantan Utara).
Salah satu pemimpin PARAKU bernama Ambong berhasil kabur. Hingga kini, atau setidaknya pada 2023 yang merupakan latar waktu film ini, Ambong diyakini masih gentayangan di hutan dalam wujud siluman.
![Review Film Kabut Berduri, Sengkarut Masalah Indonesia di Perbatasan Negara]()
Foto: Netflix
Dari keterangan ini saja, penonton sudah di-wanti-wanti bahwa akan ada sedikitnya tiga isu dalam Kabut Berduri, yaitu sosial, politik, dan takhayul. Ditambah kasus rangkaian pembunuhan yang menjadi plot utama, berarti ada banyak 'PR' penonton saat menyimak film ini.
Pemberian 'PR' ini langsung terasa pada adegan pembuka, dengan banyaknya nama dan karakter yang bermunculan. Padahal kita sebagai penonton juga mesti 'berkenalan' terlebih dahulu dengan sang karakter utama Sanja, yang langsung tampil mencolok dan menarik perhatian.
Jadi sebagai sebuah awalan, menit-menit pertama Kabut Berduri sangat mungkin akan membuat penonton langsung kewalahan dalam menerima terjangan informasi yang ada.
![Review Film Kabut Berduri, Sengkarut Masalah Indonesia di Perbatasan Negara]()
Foto: Netflix
Banyaknya nama yang disebut akan terus berlangsung hampir sepanjang film. Nama-nama ini juga akan saling terkait, bercampur dalam kasus pembunuhan, isu sosial politik, serta rumor sosok Ambong.
Informasi berikutnya adalah bahwa sejak tahun 1967 hingga 1990, tentara Indonesia dan Malaysia bekerja sama dengan komunitas lokal, demi menumpas pemberontakan komunis PARAKU (Pasukan Rakyat Kalimantan Utara).
Salah satu pemimpin PARAKU bernama Ambong berhasil kabur. Hingga kini, atau setidaknya pada 2023 yang merupakan latar waktu film ini, Ambong diyakini masih gentayangan di hutan dalam wujud siluman.
.jpg)
Foto: Netflix
Dari keterangan ini saja, penonton sudah di-wanti-wanti bahwa akan ada sedikitnya tiga isu dalam Kabut Berduri, yaitu sosial, politik, dan takhayul. Ditambah kasus rangkaian pembunuhan yang menjadi plot utama, berarti ada banyak 'PR' penonton saat menyimak film ini.
Pemberian 'PR' ini langsung terasa pada adegan pembuka, dengan banyaknya nama dan karakter yang bermunculan. Padahal kita sebagai penonton juga mesti 'berkenalan' terlebih dahulu dengan sang karakter utama Sanja, yang langsung tampil mencolok dan menarik perhatian.
Jadi sebagai sebuah awalan, menit-menit pertama Kabut Berduri sangat mungkin akan membuat penonton langsung kewalahan dalam menerima terjangan informasi yang ada.

Foto: Netflix
Banyaknya nama yang disebut akan terus berlangsung hampir sepanjang film. Nama-nama ini juga akan saling terkait, bercampur dalam kasus pembunuhan, isu sosial politik, serta rumor sosok Ambong.
Lihat Juga :