6 Fakta Asli Gerakan PARAKU yang Ada dalam Film Kabut Berduri

Sabtu, 03 Agustus 2024 - 13:03 WIB
loading...
A A A

5. Peristiwa Mangkuk Merah

6 Fakta Asli Gerakan PARAKU yang Ada dalam Film Kabut Berduri

Foto:PM Malaysia Tunku Abdul Rahman dengan dua anggota gerakan yang tertangkap. Foto: Keystone/Getty Images

Terakhir dalam Operasi Saber, terjadi peristiwa Mangkok Merah pada Oktober-November 1967. Peristiwa Mangkok Merah dipicu oleh terjadinya penculikan dan kekerasan yang dialami Temenggung Dayak di Sanggau Ledo.

Pada Maret 1967, seorang guru orang Dayak ditemukan dibunuh di Sungkung, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang.

Lalu, pada 3 September 1967 ada sembilan orang Dayak diculik di Kampung Taum dan baru ditemukan tidak bernyawa oleh masyarakat dan TNI pada 5 September 1967.

TNI mempropagandakan kekerasan itu dilakukan oleh Gerombolan Tjina Komunis (GTK) alias Paraku-PGRS. Propaganda diperkuat penemuan sembilan mayat oleh Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang diklaim sebagai mayat tokoh-tokoh Dayak.

Gerakan pelenyapan PGRS/PARAKU pada 14 Oktober 1967 dikenal dengan sebutan Demonstrasi Suku Dayak. Gerakan ini kemudian menyebar luas menjadi luapan emosi etnis Dayak, hingga upacara Mangkok Merah diadakan.

Upacara tersebut dinamakan Mangkok Merah karena saat upacara dilakukan, mangkok yang digunakan berwarna merah darah dan menandakan suku Dayak siap berperang,

Gerakan ini menjadi sentimen rasial dengan mengidentikkan etnis Tionghoa sebagai anggota PGRS/PARAKU dan menjadi korban gerakan demonstrasi. Gerakan ini mengakibatkan pengungsian besar-besaran etnis Tionghoa menuju ke Kota Pontianak.

Hal ini menimbulkan masalah beban pengungsi di kota-kota penampungan, derita psikis yang dialami keluarga korban pembantaian, dan lumpuhnya sirkulasi perdagangan di daerah pedalaman Kalimantan Barat.

Baca Juga: Penjelasan Ending Film Kabut Berduri, Daftar Korban dan Pembunuhnya

6. Menewaskan Banyak Korban

6 Fakta Asli Gerakan PARAKU yang Ada dalam Film Kabut Berduri

Warga Tionghoa tersangka PGRS/PARAKU. Foto:Keystone-France/Gamma-Keystone/Getty Images

Kasus PARAKU/PGRS didokumentasikan sebagai salah satu pelanggaran HAM di Indonesia. Beberapa pihak menengarai dalam peristiwa ini juga terjadi pembersihan etnis terhadap warga Tionghoa di pedalaman Kalimantan.

Dalam buku Tandjoengpoera Berdjoeang, 1977, disebutkan setidaknya ada 27.000 orang mati dibunuh, 101.700 warga mengungsi di Pontianak dan 43.425 orang di antaranya direlokasi di Kabupaten Pontianak.

Itulah fakta asli gerakan PARAKU yang muncul dalam film Kabut Berduri. Filmnya bisa kamu tonton di Netflix.

MG/Priscilla Waworuntu
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Rekomendasi
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Untuk pertama Kalinya...
Untuk pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Berita Terkini
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Bawakan Lagu Goal, Lisa...
Bawakan Lagu 'Goal', Lisa BLACKPINK Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved