Mengapa Orang Gemuk Kerap Ngorok saat Tidur? Dokter Beberkan Penyebabnya
Kamis, 08 Agustus 2024 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
“Berat badan kenapa kok bisa menimbulkan sleep apnea? Karena adanya timbunan lemak. Sebetulnya masalahnya timbunan lemak pada daerah-daerah yang di sekitar jalan napas tersebut,” terang dr. Dian, melansir dari talkshow secara daring di live Instagram Kementerian Kesehatan RI, Rabu (7/8/2024).
“Ada penekanan karena adanya timbunan lemak di daerah-daerah tersebut. Di daerah sekitar jalan napas kita itu adalah jaringan lunak, bukan jaringan yang keras. Sehingga sangat mudah terjadi penekanan,” lanjutnya.
Selain itu, dr. Dian menjelaskan, orang gemuk cenderung mengorok karena lemak yang berlebihan memberikan beban tambahan saat tidur. Beberapa lemak ini terkumpul di bagian tubuh tertentu seperti di leher dan daerah tenggorokan.
“Jadi kalau gemuk sedikit biasanya di dagu, terus dagunya jadi lebih besar gitu ya, di rahangnya, di lehernya juga tebal. Nah, pada saat tidur kan otomatis semua otot rileks, padahal di sininya ada tumpukan lemak, di sekitar leher,” terang dr Dian.
Baca Juga: Orang yang Tidur Ngorok Tidak Disarankan Nyetir, Berisiko Tinggi Alami Kecelakaan
“Nah, itu langsung semuanya menutup ke jalan napas, menekan jalan napasnya, sehingga terjadi sumbatan. Itu yang paling gampang dilihat sih itu ya. Meskipun ada juga faktor-faktor risiko lain,” terangnya lagi.
“Ada penekanan karena adanya timbunan lemak di daerah-daerah tersebut. Di daerah sekitar jalan napas kita itu adalah jaringan lunak, bukan jaringan yang keras. Sehingga sangat mudah terjadi penekanan,” lanjutnya.
Selain itu, dr. Dian menjelaskan, orang gemuk cenderung mengorok karena lemak yang berlebihan memberikan beban tambahan saat tidur. Beberapa lemak ini terkumpul di bagian tubuh tertentu seperti di leher dan daerah tenggorokan.
“Jadi kalau gemuk sedikit biasanya di dagu, terus dagunya jadi lebih besar gitu ya, di rahangnya, di lehernya juga tebal. Nah, pada saat tidur kan otomatis semua otot rileks, padahal di sininya ada tumpukan lemak, di sekitar leher,” terang dr Dian.
Baca Juga: Orang yang Tidur Ngorok Tidak Disarankan Nyetir, Berisiko Tinggi Alami Kecelakaan
“Nah, itu langsung semuanya menutup ke jalan napas, menekan jalan napasnya, sehingga terjadi sumbatan. Itu yang paling gampang dilihat sih itu ya. Meskipun ada juga faktor-faktor risiko lain,” terangnya lagi.
Lihat Juga :