alexametrics

Geram dengan Scooter Braun, Taylor Swift Ingin Rekam Ulang Semua Lagu

loading...
Geram dengan Scooter Braun, Taylor Swift Ingin Rekam Ulang Semua Lagu
Taylor Swift ingin merekam ulang semua lagu-lagu di enam ambum miliknya. Hal ini dilakukan setelah Scooter Braun membeli Big Machine Records, mantan label rekamannya. Foto/Instagram.
A+ A-
LOS ANGELES - Menjelang perkenalan album ketujuh Taylor Swift pada 23 Agustus 2019, besok, penyanyi cantik ini mengungkap rencana untuk merekam ulang enam album pertamanya. Apa yang dilakukannya ini, setelah dia kehilangan master rekaman lantaran Scooter Braun membeli Big Machine Records, mantan labelnya.

Taylor sedikit kesal karena dia tidak diberitahu tentang kesepakatan jual beli Big Machine Records dan mengetahui hal itu, setelah proses jual-beli dipublikasikan. Talyor mengatakan dirinya tidak pernah diberi kesempatan untuk membeli musiknya sendiri dari Scott. Jadi, langkah yang diambilnya saat ini adalah dengan merekam ulang semua lagu lamanya itu.

Dalam wawancara dengan CBS Sunday Morning yang akan mengudara pada Minggu (25/8/2019), pelantun 'ME!' ini mengaku akan benar-benar merekam ulang enam album sebelumnya yang dibuat bersama Big Machine Records dan akan mendorong penggemar untuk membeli lagu yang baru, daripada yang asli.



Taylor mungkin berterima kasih kepada Kelly Clarkson atas ide merekam ulang semua lagunya. Ini sama seperti yang disarankan penyanyi lainnya juga di media social, dimana dia harus kembali ke studio untuk merekam ulang lagu-lagunya itu. (Baca juga: 9 Bencana Festival Musik Terburuk di Dunia).

“@taylorswift13 hanya sebuah pemikiran, Anda harus masuk & merekam ulang semua lagu yang tidak Anda miliki, bagaimana Anda melakukannya, tetapi buatlah karya seni baru & semacam insentif sehingga penggemar tidak akan lagi beli versi lama. Saya akan membeli semua versi baru hanya untuk membuktikan satu poin,” kata Kelly di media social.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak