10 Bahaya Operasi Plastik, Kerusakan Saraf hingga Hilang Ingatan

Minggu, 11 Agustus 2024 - 06:00 WIB
loading...
10 Bahaya Operasi Plastik,...
Popularitas operasi plastik terus telah meningkat. Namun, oplas mengandung banyak risiko dan efek samping serius. Foto/ shutterstock
A A A
JAKARTA - Popularitas operasi plastik telah meningkat selama bertahun-tahun. Dulunya hanya digunakan untuk tujuan rekonstruksi, namun penerapannya sebagai tindakan untuk memberikan perubahan estetika telah menjadikan intervensi bedah ini sebagai industri bernilai miliaran dolar.

Prosedur yang lebih baik dan lebih terjangkau menarik orang dari semua lapisan masyarakat untuk menjalani operasi dan mengubah bagian tubuh mana pun yang mereka pilih secara kosmetik. Namun, pertanyaannya tak hanya sekadar biayanya, tetapi harus dipahami bahwa operasi plastik mengandung banyak risiko dan memiliki efek samping yang serius.

Baca Juga: Luna Maya Tanggapi Fenomena Artis Ramai-Ramai Operasi Plastik, Salahkan Netizen Suka Komen Tua

Bahaya Operasi Plastik

1. Kehilangan ingatan
Sebuah studi 2020 menemukan hubungan antara implan payudara silikon dan kabut otak serta hilangnya memori. Breast implant illness (BII) atau penyakit implan payudara, yang biasanya menyerang wanita yang menjalani operasi pembesaran payudara, juga menyebabkan gejala lain, termasuk kelelahan dan nyeri otot.

BII diyakini disebabkan oleh reaksi peradangan di otak, yang dipicu oleh implan silikon. Gejala biasanya membaik dalam beberapa minggu setelah implan dilepas.

2. Melemahkan sistem kekebalan tubuh
Prosedur kosmetik dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh Anda. Ini adalah situasi yang sangat menegangkan bagi tubuh Anda, yang berfokus pada penyembuhan dan pemulihan setelah operasi. Hal ini dapat melemahkan respons kekebalan tubuh Anda, membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi dan masalah kesehatan lainnya.

3. Gangguan autoimun
Sebuah studi pada 2019 menemukan hubungan antara wanita yang menerima implan payudara silikon dan kondisi autoimun, seperti artritis reumatoid. Data juga menunjukkan bahwa beberapa wanita mengalami kondisi yang cukup langka, termasuk sindrom Sjogren dan skleroderma.

4. Menyebabkan kerusakan saraf
Kerusakan saraf dapat terjadi akibat intervensi bedah, dan intervensi kosmetik tidak terkecuali. Untungnya, sering kali gejalanya bersifat sementara dan biasanya hilang dalam beberapa bulan. Perubahan sensasi puting susu (misalnya mati rasa, kesemutan, dll.), misalnya, telah dilaporkan pada wanita yang menjalani operasi pembesaran payudara.

5. Masalah kesehatan mental
Bedah kosmetik berdampak pada kesehatan mental Anda. Bagaimanapun, Anda mengubah penampilan Anda, yang dapat menyebabkan naik turunnya emosi. Dengan demikian, prosedur estetika dapat berdampak besar pada mereka yang memiliki riwayat masalah kesehatan mental.

Sebuah penelitian menemukan bahwa mereka yang memiliki riwayat masalah kesehatan mental lebih rentan secara emosional. Banyak dari individu ini menunjukkan ketidakpuasan dengan hasilnya, tidak bahagia dengan citra tubuh mereka, dan berjuang melawan kecemasan, depresi, gangguan makan, penyalahgunaan zat, dan perilaku melukai diri sendiri.

6. Gumpalan darah
Gumpalan darah merupakan risiko yang ada dalam banyak prosedur bedah, termasuk yang bersifat kosmetik. Yang paling banyak dilaporkan di antara pasien bedah plastik adalah venous thromboembolism (VTE), yang dapat berakibat fatal.

7. Infeksi
Risiko infeksi juga umum terjadi pada sebagian besar intervensi bedah, tetapi risikonya meningkat saat melibatkan implan.
Faktanya, sebuah studi pada 2020 menemukan bahwa infeksi terjadi pada 35% operasi rekonstruksi payudara berbasis implan. Operasi ini biasanya diobati secara efektif dengan antibiotik.

8. Penumpukan cairan (seroma)
Seroma adalah sebutan untuk penumpukan cairan tubuh di bawah kulit di sekitar area sayatan. Efek samping ini cukup umum terjadi.

Menurut penelitian, hal ini memengaruhi sekitar 15-30% pasien yang menjalani sedot lemak perut, serta 20% pasien yang menjalani operasi kanker payudara. Meskipun komplikasi dapat terjadi, seroma biasanya tidak berbahaya, meskipun terkadang cairan perlu dikeluarkan.

Baca Juga: 15 Ciri-ciri Penyakit Diabetes pada Wanita, Termasuk Ketiak Hitam

9. Merugikan anestesi
Ini juga merupakan risiko yang ada dalam operasi lain, tetapi Anda tetap harus waspada. Meskipun cukup jarang, reaksi buruk terhadap anestesi dapat terjadi dan dalam kasus ekstrem, bahkan dapat menyebabkan kematian.

10. Granuloma
Prosedur invasif minimal telah mendapatkan banyak popularitas dalam beberapa tahun terakhir. Ini termasuk pengisi jaringan lunak, pengelupasan kimia, dan suntikan toksin botulinum (Botox), antara lain. Meskipun risikonya lebih rendah dibandingkan dengan operasi, risiko berkembangnya granuloma cukup tinggi.

Insiden kelompok peradangan kecil ini lebih tinggi pada pasien yang menjalani prosedur ini di lingkungan non-medis seperti salon kecantikan.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Raffi Ahmad Beberkan...
Raffi Ahmad Beberkan Penyakit yang Membuatnya Harus Operasi Setelah Pulang Haji
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Kasus Hantavirus Ditemukan...
Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Kemenkes Pastikan Situasi Masih Terkendali
Ria Ricis Akhirnya Akui...
Ria Ricis Akhirnya Akui Operasi Hidung, Awalnya Hanya Ingin Obati Polip
Ria Ricis Diduga Operasi...
Ria Ricis Diduga Operasi Hidung, Netizen Perdebatkan Alasan Medis atau Estetika
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
4 Fakta Hantavirus yang...
4 Fakta Hantavirus yang Mewabah di Kapal Pesiar MV Hondius, Salah Satunya Belum Ada Obatnya
Jadi Dokter Gadungan,...
Jadi Dokter Gadungan, Eks Finalis Putri Indonesia Riau Ditetapkan sebagai Tersangka
Rekomendasi
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Berita Terkini
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Bawakan Lagu Goal, Lisa...
Bawakan Lagu 'Goal', Lisa BLACKPINK Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved