Perbedaan Sakit Pinggang Biasa dan Penyakit Ginjal, Kenali Gejalanya
Minggu, 11 Agustus 2024 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
- Sakit Pinggang Penyakit Ginjal
Sakit pinggang ini biasanya terjadi akibat masalah pada ginjal, seperti infeksi ginjal (pielonefritis), batu ginjal, atau penyakit ginjal kronis. Kondisi seperti dehidrasi, infeksi saluran kemih yang menjalar ke ginjal, atau adanya obstruksi pada saluran kemih juga bisa menyebabkan sakit ginjal.
2. Lokasi Nyeri
- Sakit Pinggang Biasa
Rasa sakit biasanya terasa di area punggung bagian bawah atau di pinggang. Nyeri sering kali berpusat di satu sisi atau di tengah punggung bawah. Rasa sakit bisa meluas ke bokong atau paha belakang, terutama jika ada saraf yang terjepit.
- Sakit Pinggang Penyakit Ginjal
Nyeri akibat masalah ginjal biasanya dirasakan di bagian punggung atas, tepat di bawah tulang rusuk, atau di samping tubuh (area flank). Sakit cenderung lebih dalam dan terasa di satu sisi saja, sesuai dengan ginjal yang bermasalah. Nyeri dapat menjalar ke perut bagian depan, pangkal paha, atau bahkan ke alat kelamin.
3. Sifat Nyeri
- Sakit Pinggang Biasa
Nyeri sering kali bersifat tumpul atau seperti tertarik, dan dapat menjadi lebih parah ketika bergerak, membungkuk, atau mengangkat sesuatu. Sakit bisa mereda dengan istirahat, peregangan, atau perawatan sederhana seperti kompres hangat. Nyeri mungkin bertahan beberapa hari atau minggu dan cenderung berangsur membaik dengan waktu.
- Sakit Pinggang Penyakit Ginjal
Rasa sakit sering kali lebih tajam, datang tiba-tiba, dan bisa sangat menyakitkan, terutama jika disebabkan oleh batu ginjal. Nyeri tidak akan mereda dengan perubahan posisi tubuh atau istirahat. Kondisi ini juga disertai gejala lain seperti demam, mual, muntah, atau adanya darah dalam urine (hematuria).
Baca Juga: Waspada Sakit Pinggang Sebelah Kiri, Tanda-tanda 5 Penyakit Ini
4. Gejala
- Sakit Pinggang Biasa
Gejala lain biasanya tidak menyertai sakit pinggang biasa, kecuali mungkin rasa kaku atau kelemahan pada otot punggung. Terkadang juga bisa disertai dengan kram atau kesemutan jika ada saraf yang terjepit.
Lihat Juga :