3 Tantangan yang Dialami Tim FIK UI saat Lakukan Pengabdian Masyakat ke Suku Badui

Jum'at, 16 Agustus 2024 - 20:20 WIB
loading...
3 Tantangan yang Dialami...
Tim dari Departemen Keperawatan Anak dan Keperawatan Maternitas FIK UI melakukan pengabdian masyarakat di Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten. Foto/Istimewa
A A A
LEBAK - Dosen Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI. Kegiatan ini merupakan implementasi salah satu tridarma perguruan tinggi yang wajib dilakukan oleh setiap dosen.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh tim dari Departemen Keperawatan Anak dan Keperawatan Maternitas FIK UI, yang dilaksanakan di Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten.

Ketua tim pengabdian masyarakat Dessie Wanda, S.Kp., MN., Ph.D mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan literasi kesehatan yang peka budaya.

Saat pengabdian masyarakat dimulai dengan mengeksplorasi perilaku kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan anak, tim pengmas menemukan tiga permasalahan yakni pernikahan remaja, pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI), dan rendahnya cakupan imunisasi.

Umumnya di Suku Badui para remaja sudah menikah di usia 14 sampai dengan 17 tahun untuk perempuan. Risiko pernikahan remaja di antaranya kemungkinan terjadi berat badan lahir rendah (BBLR) pada bayi dan faktor risiko tinggi kelahiran prematur.

Aturan adat yang telah ada dipertahankan secara turun-temurun, salah satunya dengan menikahkan anak sesegera mungkin.
Pemberian MPASI yang telah berjalan di masyarakat Suku Badui seperti pemberian makan saat anak berusia 1 bulan. Sebagian ibu balita mengatakan jika pemberian pisang pada anak tidak terjadi apa pun.

“Saya berikan pisang saat sore karena nangis terus Bu,” ungkap salah seorang ibu balita saat diskusi setelah pelaksanaan posyandu.

Kebiasaan ibu balita di Suku Badui untuk membuat menu MPASI seperti mengenalkan bubur instan, melumatkan biskuit, dan mencampur biskuit dengan pisang untuk anaknya.

Sedangkan rendahnya cakupan imunisasi berakibat meningkatkan risiko kesehatan. Penduduk Suku Badui, khususnya ibu yang memiliki balita, khawatir anaknya menjadi sakit atau demam setelah dilakukan imunisasi. Pemberian imunisasi dilakukan oleh bidan dengan menyusur dan menyisir balita ke rumah mereka.

Kedatangan tim dalam pendampingan kesehatan anak kali ini bertepatan dengan pekan pemberian vaksinasi polio dan vitamin A. Rendahnya literasi mengakibatkan pemahaman dalam menerima informasi kurang.

Tim pengmas FIK UI menemukan tantangan dalam berbahasa dengan penduduk setempat. Bahasa yang digunakan oleh penduduk Suku Badui yakni Sunda Banten yang berbeda dengan bahasa Sunda yang biasa digunakan anggota tim pengmas. Komunikasi dan media edukasi lebih baik disesuaikan dengan bahasa setempat.

Penduduk setempat juga memiliki kendala dalam mencari informasi kesehatan secara mandiri, baik kendala akses maupun literasi.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Sepelekan Saluran...
Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini demi Cegah Penyakit Serius
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Peringatan Hari Menstruasi...
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara: Kolaborasi Lintas Sektor Serukan Dunia yang Ramah Menstruasi
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Rekomendasi
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Berita Terkini
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Netizen Auto Heboh!...
Netizen Auto Heboh! Nathalie Holscher dan Aripat Kompak Main 'Hitung Mundur'
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved