5 Gejala Kolesterol Tinggi di Dada, Nomor 2 Mirip Serangan Jantung
Rabu, 04 September 2024 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Penyempitan ini mengurangi aliran darah yang kaya oksigen ke jantung, menyebabkan rasa sakit atau tekanan di dada. Nyeri dada ini biasanya terasa seperti ditindih benda berat dan dapat menjalar ke lengan, leher, rahang, atau punggung.
Sesak napas adalah gejala lain yang dapat terkait dengan kolesterol tinggi. Ketika arteri koroner menyempit, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Ini dapat menyebabkan sesak napas, terutama selama aktivitas fisik atau saat berbaring. Jika sesak napas muncul bersamaan dengan nyeri dada, ini bisa menjadi tanda serius dari penyakit jantung koroner yang perlu segera ditangani.
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan perubahan pada ritme detak jantung. Penumpukan plak kolesterol dapat memengaruhi aliran darah dan mengganggu fungsi normal jantung, menyebabkan detak jantung yang tidak teratur atau palpitasi.
Detak jantung yang tidak normal ini kadang-kadang disertai dengan perasaan seperti jantung berdebar-debar atau melompat-lompat.
Selain gejala yang dirasakan di dada, kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan gejala lain yang perlu diwaspadai, seperti:
Baca Juga: 9 Kebiasaan Pagi yang Bisa Menurunkan Kolesterol Tinggi dalam Sebulan
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan aliran darah ke organ-organ tubuh menjadi tidak optimal, yang bisa menyebabkan perasaan lelah yang berkepanjangan.
Penyempitan arteri karena kolesterol tinggi dapat mengurangi aliran darah ke otak, menyebabkan pusing atau sensasi kepala terasa ringan.
3. Sesak Napas
Sesak napas adalah gejala lain yang dapat terkait dengan kolesterol tinggi. Ketika arteri koroner menyempit, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Ini dapat menyebabkan sesak napas, terutama selama aktivitas fisik atau saat berbaring. Jika sesak napas muncul bersamaan dengan nyeri dada, ini bisa menjadi tanda serius dari penyakit jantung koroner yang perlu segera ditangani.
4. Detak Jantung Tidak Teratur
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan perubahan pada ritme detak jantung. Penumpukan plak kolesterol dapat memengaruhi aliran darah dan mengganggu fungsi normal jantung, menyebabkan detak jantung yang tidak teratur atau palpitasi.
Detak jantung yang tidak normal ini kadang-kadang disertai dengan perasaan seperti jantung berdebar-debar atau melompat-lompat.
5. Gejala Lain yang Harus Diwaspadai
Selain gejala yang dirasakan di dada, kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan gejala lain yang perlu diwaspadai, seperti:
Baca Juga: 9 Kebiasaan Pagi yang Bisa Menurunkan Kolesterol Tinggi dalam Sebulan
- Kelelahan Ekstrem
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan aliran darah ke organ-organ tubuh menjadi tidak optimal, yang bisa menyebabkan perasaan lelah yang berkepanjangan.
- Kepala Terasa Ringan atau Pusing
Penyempitan arteri karena kolesterol tinggi dapat mengurangi aliran darah ke otak, menyebabkan pusing atau sensasi kepala terasa ringan.
Lihat Juga :