7 Kesalahan Diet yang Bikin Tambah Gemuk, Hindari!

Kamis, 05 September 2024 - 07:00 WIB
loading...
7 Kesalahan Diet yang...
Banyak orang yang melakukan diet dengan harapan bisa menurunkan berat badan. Namun, sering kali upaya ini justru berakhir dengan penambahan berat badan. Foto/Mens Health
A A A
JAKARTA - Banyak orang yang melakukan diet dengan harapan bisa menurunkan berat badan. Namun, sering kali upaya ini justru berakhir dengan penambahan berat badan.

Hal ini bisa terjadi karena kesalahan dalam pola diet yang dijalani. Menurunkan berat badan memang bukan hal yang mudah, tetapi bukan berarti Anda tidak bisa mencapainya.

Sebab, dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum, Anda bisa mencapai tujuan kesehatan dan kebugaran tanpa harus khawatir berat badan akan naik kembali.

Berikut ini adalah tujuh kesalahan diet yang sering dilakukan dan membuat berat badan bertambah dilansir dari Times of India, Kamis (5/9/2024).

7 Kesalahan Diet yang Bikin Tambah Gemuk



Baca Juga: Cara Tepat Diet dengan Jeruk Nipis agar Efektif Turunkan Berat Badan

1. Menghindari Semua Jenis Lemak


Salah satu kesalahan paling umum dalam diet adalah menghindari semua jenis lemak. Banyak orang berpikir bahwa mengonsumsi makanan rendah atau tanpa lemak akan membantu menurunkan berat badan. Namun, tidak semua lemak buruk untuk tubuh.

Lemak sehat seperti lemak tak jenuh tunggal dan ganda yang terdapat dalam alpukat, kacang-kacangan, ikan, dan minyak zaitun justru penting untuk kesehatan dan membantu rasa kenyang lebih lama. Menghilangkan semua jenis lemak dari diet bisa membuat Anda merasa lebih lapar, yang pada akhirnya menyebabkan makan berlebihan.

2. Mengonsumsi Makanan Diet Kemasan


Makanan yang diberi label diet atau rendah kalori sering kali dianggap sebagai pilihan yang sehat. Namun, banyak makanan kemasan ini mengandung gula tambahan, pengawet, dan bahan kimia yang tidak sehat.

Selain itu, karena dianggap rendah kalori, orang cenderung mengonsumsi dalam jumlah lebih banyak. Akibatnya, asupan kalori bisa saja melebihi batas yang seharusnya, dan bukannya menurunkan berat badan, Anda justru bisa mengalami kenaikan berat badan.

3. Tidak Makan Cukup Protein


Protein adalah nutrisi penting yang membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh serta meningkatkan metabolisme. Diet rendah protein bisa menyebabkan kehilangan massa otot, memperlambat metabolisme, dan meningkatkan rasa lapar.

Ketika metabolisme melambat dan rasa lapar meningkat, tubuh cenderung menyimpan lebih banyak lemak, yang akhirnya menyebabkan penambahan berat badan.

4. Melewatkan Sarapan


Melewatkan sarapan sering kali dilakukan dengan tujuan mengurangi asupan kalori harian. Namun, ini adalah salah satu kesalahan diet yang paling merugikan. Melewatkan sarapan dapat membuat Anda merasa sangat lapar di siang hari.

Hal ini yang menyebabkan Anda makan berlebihan saat makan siang atau ngemil makanan tinggi kalori. Sarapan yang seimbang membantu menjaga energi dan mengontrol rasa lapar sepanjang hari.

5. Mengandalkan Minuman Diet


Minuman diet yang rendah kalori atau bebas gula sering kali dijadikan alternatif minuman manis. Namun, penelitian menunjukkan bahwa pemanis buatan yang terkandung dalam minuman diet bisa mengacaukan sinyal lapar di otak, sehingga membuat Anda mengonsumsi lebih banyak makanan.

Selain itu, minuman ini tidak memberikan rasa kenyang, yang bisa menyebabkan peningkatan asupan kalori dari sumber lain.

Baca Juga: 3 Tips Diet dengan Telur Rebus yang Harus Anda Tahu

6. Mengurangi Asupan Kalori Secara Drastis


Mengurangi asupan kalori secara drastis mungkin tampak seperti cara cepat untuk menurunkan berat badan, namun ini adalah kesalahan besar. Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup kalori, metabolisme akan melambat sebagai upaya untuk menghemat energi.

Akibatnya, proses pembakaran lemak juga melambat. Selain itu, diet sangat rendah kalori bisa menyebabkan kekurangan nutrisi, kehilangan massa otot, dan akhirnya penambahan berat badan kembali setelah diet berakhir.

7. Mengabaikan Aspek Mental dan Emosional


Diet bukan hanya tentang fisik, tapi juga tentang mental dan emosional. Banyak orang yang makan bukan karena lapar, tetapi karena stres, bosan, atau emosi lainnya. Jika aspek emosional tidak dikelola dengan baik, diet cenderung gagal.

Makan secara emosional dapat menyebabkan kebiasaan makan berlebihan, terutama makanan yang tinggi kalori, gula, dan lemak, yang berujung pada penambahan berat badan.

Untuk menghindari kesalahan-kesalahan di atas, penting untuk memahami bahwa diet yang berhasil adalah diet yang seimbang dan berkelanjutan. Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu:

1. Fokus pada Makanan Sehat


Pilih makanan alami dan tidak terlalu diproses, seperti buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh.

2. Porsi yang Tepat


Perhatikan ukuran porsi dan hindari makan berlebihan meskipun itu makanan sehat.

3. Jangan Lewatkan Makanan Utama


Pastikan untuk sarapan dan makan secara teratur untuk menjaga metabolisme tetap aktif.

4. Konsumsi Protein dan Lemak Sehat


Pastikan asupan protein cukup dan tambahkan lemak sehat dalam diet Anda untuk menjaga rasa kenyang.

5. Perhatikan Aspek Emosional


Kelola stres dan emosi dengan cara yang sehat, seperti berolahraga, bermeditasi, atau berbicara dengan seseorang.

Baca Juga: 7 Hal yang Harus Dihindari Kalau Mau Sukses Diet Intermittent Fasting
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Jangan Tunggu Sirosis,...
Jangan Tunggu Sirosis, Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Hati Sejak Dini
3 Gerakan Sederhana...
3 Gerakan Sederhana agar Tubuh Lebih Segar dan Tidak Kaku saat Bangun Tidur
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Berita Terkini
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Konflik Memanas, Ruben...
Konflik Memanas, Ruben Onsu Ultimatum Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Bertemu Anak
Ruben Onsu Siap Gugat...
Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Vicky Shu Sindir Calo...
Vicky Shu Sindir Calo Konser BTS Patok Harga Selangit, Kesal Oknum Menimbun Tiket
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved