Evolusi Medis Wujudkan Harapan Hidup Pasien Kanker Paru
Rabu, 26 Agustus 2020 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
“Pada saat ini kombinasi kemoterapi dan imunoterapi menjadi salah satu standar baru pengobatan kanker paru. Kehadiran imunoterapi menjawab tantangan dari metode pengobatan kanker terdahulu, yaitu peningkatan respons terapi dan peningkatan kualitas hidup. Terobosan pengobatan kanker paru saat ini dapat memberikan optimisme dan proses pengobatan yang lebih baik, khususnya bagi pasien kanker sehingga bisa memberikan hidup yang berkualitas," sambungnya.
Ada beberapa jenis imunoterapi untuk pasien kanker paru-paru yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien , antara lain imunoterapi penghambat checkpoint sistem imun, vaksin kanker berupa vaksin terapeutik untuk membunuh sel kanker, dan terapi sel t adoptive yang mengubah salah satu jenis sel darah putih pada penderita kanker untuk dapat kembali menyerang sel kanker.
Lebih jelasnya, sistem kerja dari pengobatan imunoterapi adalah langsung menyasar atau menghambat pertemuan sel imun yang kerap dimanfaatkan oleh sel kanker untuk menghindari serangan dari sistem imun atau daya tahan tubuh. Dengan begitu, sistem kekebalan pada pasien kanker akan jauh lebih aktif untuk melawan sel kanker tersebut. (Baca Juga: Stres Dapat Memperburuk Gagal Jantung )
Dalam kesempatan Ini, Gerakan Nasional Indonesia Peduli Kanker Paru juga meluncurkan kanal sosial media seperti Instagram @indonesiapedulikankerparu, Twitter @kankerparu, dan Facebook Indonesia Peduli Kanker Paru sebagai platform edukasi mengenai kanker paru dan pengobatannya.
Ada beberapa jenis imunoterapi untuk pasien kanker paru-paru yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien , antara lain imunoterapi penghambat checkpoint sistem imun, vaksin kanker berupa vaksin terapeutik untuk membunuh sel kanker, dan terapi sel t adoptive yang mengubah salah satu jenis sel darah putih pada penderita kanker untuk dapat kembali menyerang sel kanker.
Lebih jelasnya, sistem kerja dari pengobatan imunoterapi adalah langsung menyasar atau menghambat pertemuan sel imun yang kerap dimanfaatkan oleh sel kanker untuk menghindari serangan dari sistem imun atau daya tahan tubuh. Dengan begitu, sistem kekebalan pada pasien kanker akan jauh lebih aktif untuk melawan sel kanker tersebut. (Baca Juga: Stres Dapat Memperburuk Gagal Jantung )
Dalam kesempatan Ini, Gerakan Nasional Indonesia Peduli Kanker Paru juga meluncurkan kanal sosial media seperti Instagram @indonesiapedulikankerparu, Twitter @kankerparu, dan Facebook Indonesia Peduli Kanker Paru sebagai platform edukasi mengenai kanker paru dan pengobatannya.
(tsa)
Lihat Juga :