Ban Leng, Pengobatan Tradisional Berusia Hampir Satu Abad yang Masih Relevan di Era Modern

Minggu, 22 September 2024 - 10:00 WIB
loading...
Ban Leng, Pengobatan...
Ban Leng merupakan tradisi pengobatan yang telah bertahan selama hampir satu abad. Perjalanan pengobatan ini berawal dari dedikasi seorang dokter tradisional bernama Xue Jia Qi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ban Leng merupakan tradisi pengobatan yang telah bertahan selama hampir satu abad. Perjalanan pengobatan ini berawal dari dedikasi seorang dokter tradisional bernama Xue Jia Qi atau lebih dikenal dengan nama Sie Ka Tje di Sulawesi.

Pada 1928, Xue Jia Qi mendirikan Rumah Obat “Tjeh She Tong”, yang berarti "tempat untuk membantu dunia". Di sinilah lahir sebuah inovasi yang kini dikenal luas sebagai Ban Leng.

Sebagai seorang pengobat tradisional yang sangat dihormati, Xue Jia Qi mengabdikan hidupnya untuk menyembuhkan masyarakat dengan ramuan herbal. Namun, dengan tingginya permintaan dan keterbatasan waktu untuk melayani setiap pasien, ia lantas menciptakan solusi praktis dalam bentuk sebuah obat yang bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan dalam satu kemasan.

“Obat tersebut diberi nama Ban Leng Yoe, yang diartikan sebagai minyak dengan puluhan ribu manfaat," kata Handoko Lie, Direktur CV San Sidarta.

Proses panjang yang dilalui Xue Jia Qi untuk mendapatkan merek, hak paten, dan izin edar untuk Ban Leng Yoe menunjukkan komitmennya terhadap kualitas dan efektivitas produk. Setelah beberapa tahun tinggal di Sulawesi, dia dan keluarga pindah ke Surabaya. Rumah Obat Tjeh She Tong bertransformasi menjadi Perusahaan Jamu PJ Sansidarta dan dilanjutkan oleh putranya, Xue Zheng Shan, atau lebih dikenal sebagai San Sidarta.

Di bawah kepemimpinan San Sidarta, perusahaan ini mengadopsi metode pemasaran tradisional dengan menjual Ban Leng secara door-to-door, bahkan membuktikan keamanan produk dengan mengonsumsinya secara langsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
Gaya Hidup Sehat Perempuan...
Gaya Hidup Sehat Perempuan Dimulai dari Deteksi Dini
Imunodefisiensi Primer...
Imunodefisiensi Primer Masih Sulit Terdeteksi, IPIPS Ungkap Fakta dan Tantangan di Indonesia
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Berita Terkini
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Infografis
Rrekonstruksi Wajah...
Rrekonstruksi Wajah Vampir yang Hidup di Abad Ke-18
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved