Jakarta Butchers' Challenge 2024 Digelar, Hadirkan Tantangan Kreativitas Memotong Daging Domba
Selasa, 01 Oktober 2024 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
JBC 2024 telah sukses digelar pada 26 September 2024 di Modena Experience Centre, Jakarta. Para peserta yang terdiri dari profesional kuliner dan mahasiswa bersaing dalam dua kategori, yakni Tim Profesional dan Tim Pelajar/Mahasiswa. Mereka diuji dalam hal teknik pemotongan, kerapian, dan inovasi kuliner dengan menggunakan daging domba.
Para peserta JBC 2024 dinilai oleh panel juri yang terdiri dari chef dan butcher profesional yang berpengalaman. Juri tahun ini adalah Chef Gilles Marx dari AMUZ Gourmet Restaurant, Chef Victor Taborda dari Sudestada Jakarta, Chef Stefu Santoso dari APREZ Catering, dan Master Butcher Tri Wahyu Wahono. Mereka mengevaluasi peserta berdasarkan teknik pemotongan, kreativitas dalam penggunaan daging domba, dan presentasi akhir.
Master Butcher Tri Wahyu Wahono, perwakilan pertama Indonesia di World Butchers' Challenge 2025, juga berperan dalam JBC 2024.
"Saya senang dengan perkembangan pesat JBC dan bakat luar biasa yang ditampilkan. Sebagai pelatih utama, saya merasa terhormat bekerja dengan juri berpengalaman, membantu peserta mengasah keterampilan dan kepercayaan diri," kata Tri Wahyu.
"Saya antusias melihat mereka menerapkan teknik inovatif dengan domba dalam kompetisi ini," lanjutnya.
Para peserta JBC 2024 dinilai oleh panel juri yang terdiri dari chef dan butcher profesional yang berpengalaman. Juri tahun ini adalah Chef Gilles Marx dari AMUZ Gourmet Restaurant, Chef Victor Taborda dari Sudestada Jakarta, Chef Stefu Santoso dari APREZ Catering, dan Master Butcher Tri Wahyu Wahono. Mereka mengevaluasi peserta berdasarkan teknik pemotongan, kreativitas dalam penggunaan daging domba, dan presentasi akhir.
Master Butcher Tri Wahyu Wahono, perwakilan pertama Indonesia di World Butchers' Challenge 2025, juga berperan dalam JBC 2024.
"Saya senang dengan perkembangan pesat JBC dan bakat luar biasa yang ditampilkan. Sebagai pelatih utama, saya merasa terhormat bekerja dengan juri berpengalaman, membantu peserta mengasah keterampilan dan kepercayaan diri," kata Tri Wahyu.
"Saya antusias melihat mereka menerapkan teknik inovatif dengan domba dalam kompetisi ini," lanjutnya.
(tsa)
Lihat Juga :