Apakah HIV/AIDS Bisa Diatasi dengan Obat Tradisional?
Sabtu, 12 Oktober 2024 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
“Artinya manfaat ARV jelas sekali, dapat menyelamatkan nyawa, memperbaiki kualitas hidup, namun memang ada efek sampingnya, yang bisa diobati dan bisa diantisipasi,” jelasnya.
Baca Juga: Waspada Obat Tradisional Mengandung BKO, Ini 5 Cara Menghindarinya
Mengenai obat tradisional, beras kencur, kunyit, cabe puyang, daun pepaya, jahe, semuanya memang baik untuk menjaga kesehatan dan terbukti aman setelah ratusan tahun dipakai oleh nenek moyang kita. Namun, posisi obat tradisional itu adalah pengobatan tambahan (suportif), bukan untuk mengobati dan membunuh virus HIV. Artinya, ARV wajib dikonsumsi jangka panjang, boleh ditambah obat tradisional, beras kencur misalnya.
“Prinsipnya ARV harus terus dilanjutkan. Buah-buahan dan sayur juga perlu setiap hari dimakan untuk menjaga kesehatan. Buah dapat berupa tomat, mangga, pisang, pepaya, jambu, atau buah merah. Semua sama baiknya untuk kesehatan tubuh kita,” papar Prof. Zubairi.
“Demikian pula sayur, boleh kacang panjang, bayam, kangkung, labu siam, wortel, daun singkong atau yang lain,” tutup Prof. Zubairi.
Baca Juga: Waspada Obat Tradisional Mengandung BKO, Ini 5 Cara Menghindarinya
Mengenai obat tradisional, beras kencur, kunyit, cabe puyang, daun pepaya, jahe, semuanya memang baik untuk menjaga kesehatan dan terbukti aman setelah ratusan tahun dipakai oleh nenek moyang kita. Namun, posisi obat tradisional itu adalah pengobatan tambahan (suportif), bukan untuk mengobati dan membunuh virus HIV. Artinya, ARV wajib dikonsumsi jangka panjang, boleh ditambah obat tradisional, beras kencur misalnya.
“Prinsipnya ARV harus terus dilanjutkan. Buah-buahan dan sayur juga perlu setiap hari dimakan untuk menjaga kesehatan. Buah dapat berupa tomat, mangga, pisang, pepaya, jambu, atau buah merah. Semua sama baiknya untuk kesehatan tubuh kita,” papar Prof. Zubairi.
“Demikian pula sayur, boleh kacang panjang, bayam, kangkung, labu siam, wortel, daun singkong atau yang lain,” tutup Prof. Zubairi.
(tsa)
Lihat Juga :