Mengenal Penyakit Scabies yang Sering Dialami Santri: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Selasa, 22 Oktober 2024 - 23:40 WIB
loading...
Mengenal Penyakit Scabies...
Penyakit scabies atau kudis merupakan salah satu penyakit kulit yang sering dialami santri. Kondisi asrama yang padat, membuat penyakit ini mudah menyebar. Foto/Anveya
A A A
JAKARTA - Penyakit scabies atau kudis merupakan salah satu penyakit kulit yang sering dialami santri di lingkungan pesantren. Kondisi asrama yang padat, kurangnya kebersihan, serta interaksi fisik yang intens antar santri membuat penyakit ini mudah menyebar.

Scabies, yang disebabkan oleh tungau kecil bernama sarcoptes scabiei, bisa menimbulkan rasa gatal yang luar biasa. Penyakit ini bisa memengaruhi kenyamanan serta kesehatan santri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Mengenal Penyakit Scabies yang Sering Dialami Santri



Baca Juga: 3 Penyakit yang Diidap Raja Charles III, Jari Sosis hingga Kanker

Apa Itu Scabies?


Scabies adalah penyakit kulit yang sangat menular, disebabkan oleh investasi tungau kecil yang menggali dan bersarang di lapisan kulit. Tungau betina menggali terowongan di bawah kulit untuk bertelur, menyebabkan gatal dan iritasi.

Dilansir dari Medical News Today, Selasa (22/10/2024), penyakit ini tidak hanya menular melalui kontak langsung kulit dengan kulit, tetapi juga melalui benda-benda yang dipakai bersama, seperti pakaian, handuk, atau seprai.

Penyebab Scabies


Santri yang tinggal di lingkungan pesantren sering kali berbagi fasilitas seperti tempat tidur, kamar mandi, serta peralatan pribadi. Kondisi ini membuat tungau penyebab scabies mudah menyebar.

Kebiasaan menggunakan pakaian dan perlengkapan tidur secara bergantian atau tidak mencuci tangan dengan bersih juga dapat memperburuk penyebaran penyakit ini. Lingkungan yang padat dan minim ventilasi turut mempercepat penyebaran tungau.

Gejala Scabies


Gejala utama scabies adalah rasa gatal yang sangat intens, terutama di malam hari. Gatal ini disebabkan oleh reaksi alergi terhadap tungau, telur, atau kotorannya di bawah kulit.

Selain gatal, muncul juga ruam atau benjolan kecil di area tubuh tertentu. Terutama di sela-sela jari, pergelangan tangan, siku, dan daerah lipatan lainnya seperti di sekitar pinggang dan ketiak.

Jika tidak segera diobati, scabies bisa menyebabkan luka akibat garukan yang terus menerus, yang berpotensi menimbulkan infeksi sekunder. Infeksi ini bisa memperburuk kondisi kulit dan memerlukan perawatan medis lebih lanjut.

Baca Juga: Apa Itu Penyakit Ginjal IgA Nephropathy? Diidap Abdee Slank usai Transplantasi pada 2016

Cara Penyebaran Scabies


Scabies menyebar dengan cepat di lingkungan tempat orang tinggal bersama, seperti di asrama pesantren. Penyakit ini biasanya menyebar melalui kontak langsung kulit dengan kulit, yang sering terjadi saat tidur bersama, berjabat tangan, atau melakukan aktivitas fisik.

Selain itu, barang-barang pribadi seperti pakaian, handuk, dan seprai yang digunakan bersama juga bisa menjadi media penularan.

Cara Mencegah Scabies


Mencegah scabies memerlukan perhatian khusus terhadap kebersihan pribadi dan lingkungan sekitar. Berikut adalah beberapa langkah pencegahan yang bisa diterapkan oleh santri dan pengelola pesantren:

1. Menjaga Kebersihan Diri

Santri harus menjaga kebersihan tubuh dengan mandi secara rutin, terutama setelah beraktivitas atau berkeringat. Penggunaan sabun antiseptik juga bisa membantu membersihkan kulit dari kotoran dan mikroorganisme berbahaya.

2. Menghindari Berbagi Barang Pribadi

Santri sebaiknya tidak berbagi barang-barang pribadi seperti pakaian, handuk, atau seprai dengan orang lain. Setiap santri harus memiliki perlengkapan tidur dan mandi masing-masing untuk mengurangi risiko penularan.

3. Mencuci Pakaian dan Seprai Secara Teratur

Pakaian, handuk, dan seprai harus dicuci dengan air panas secara teratur untuk membunuh tungau yang mungkin menempel. Pengelola pesantren juga harus memastikan sanitasi di asrama dan memastikan barang-barang tersebut diganti dan dicuci secara berkala.

4. Menjaga Kebersihan Lingkungan Asrama

Ruang asrama dan fasilitas pesantren harus selalu bersih dan berventilasi baik. Ini membantu mengurangi kelembapan yang bisa menjadi tempat hidup bagi tungau. Ventilasi yang baik juga membantu sirkulasi udara dan mencegah pertumbuhan parasit atau mikroorganisme.

5. Segera Mengobati Jika Terinfeksi

Jika ada santri yang mengalami gejala scabies, segera berikan perawatan medis. Biasanya, dokter akan meresepkan krim atau lotion khusus yang bisa membunuh tungau dan telur mereka. Semua santri di lingkungan terdekat juga harus diperiksa untuk memastikan tidak ada penularan lebih lanjut.

Cara Mengobati Scabies


Pengobatan scabies umumnya melibatkan penggunaan krim atau lotion anti-parasit yang diaplikasikan ke seluruh tubuh, biasanya dari leher ke bawah, dan dibiarkan selama beberapa jam sebelum dicuci. Krim seperti permethrin atau ivermectin sering digunakan untuk mengatasi investasi ini.

Selain itu, semua orang yang tinggal bersama orang yang terinfeksi harus mendapatkan pengobatan yang sama untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Selain pengobatan medis, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan mencuci semua pakaian, handuk, dan seprai yang pernah digunakan oleh orang yang terinfeksi dengan air panas.

Baca Juga: 9 Penyakit yang Dilarang Minum Kopi, Kafein Perparah Gejala Gerd
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Tanda Kuku yang Bisa...
5 Tanda Kuku yang Bisa Jadi Gejala Penyakit, Jangan Diabaikan!
Gigi Hilang Jangan Dibiarkan,...
Gigi Hilang Jangan Dibiarkan, Bisa Ganggu Fungsi Kunyah dan Susunan Gigi
Indonesia Siapkan Bank...
Indonesia Siapkan Bank Plasma Nasional, Target Beroperasi pada 2027
Sering Dikira Daki,...
Sering Dikira Daki, Bercak Hitam di Leher Bisa Jadi Tanda Resistensi Insulin
Mengenal Penyakit Lyme,...
Mengenal Penyakit Lyme, Infeksi yang Diidap Bella Hadid hingga Sebabkan Gejala Kronis
Menjaga Sendi Tetap...
Menjaga Sendi Tetap Sehat agar Nyaman Bergerak di Setiap Usia
DeRUCCI Resmi Hadir...
DeRUCCI Resmi Hadir di Indonesia, Perkenalkan Kasur AI Pertama
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
Rekomendasi
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Berita Terkini
Aletha Abew Ajak Anak...
Aletha Abew Ajak Anak Rajin Mandi Lewat Lagu Ceria yang Sarat Pesan Positif
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved