Thailand Umumkan Penemuan Residu Kimia pada Anggur Shine Muscat, Ini Dampaknya bagi Kesehatan
Selasa, 29 Oktober 2024 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
37 dari 50 zat toksik yang ditemukan merupakan pestisida sistemik (mencakup 74 persen), yang berpotensi bertahan di dalam jaringan anggur, sehingga sulit untuk dibersihkan.
Dilansir dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penggunaan pestisida pada makanan memang umum terjadi. Ada lebih dari 1.000 pestisida yang digunakan di seluruh dunia untuk memastikan makanan tidak rusak atau hancur akibat hama.
Setiap pestisida juga memiliki sifat dan efek toksikologi yang berbeda. Sementara itu, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang mengungkap makanan yang mengandung residu pestisida bila dikonsumsi dalam jangka panjang akan menimbulkan gangguan kesehatan.
Pada tingkat ekstrem, residu pestisida dapat menyebabkan kematian. Dalam risiko jangka pendek, residu pestisida dapat menyebabkan sakit perut dan muntah. Adapun keracunan akut akibat residu pestisida adalah paraestesia, tremor, sakit kepala, keletihan, perut mual, dan muntah.
Baca Juga: Burger McD Tercemar Bakteri E. Coli, 75 Orang Jatuh Sakit dan 1 Meninggal Dunia
Dilansir dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penggunaan pestisida pada makanan memang umum terjadi. Ada lebih dari 1.000 pestisida yang digunakan di seluruh dunia untuk memastikan makanan tidak rusak atau hancur akibat hama.
Setiap pestisida juga memiliki sifat dan efek toksikologi yang berbeda. Sementara itu, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang mengungkap makanan yang mengandung residu pestisida bila dikonsumsi dalam jangka panjang akan menimbulkan gangguan kesehatan.
Pada tingkat ekstrem, residu pestisida dapat menyebabkan kematian. Dalam risiko jangka pendek, residu pestisida dapat menyebabkan sakit perut dan muntah. Adapun keracunan akut akibat residu pestisida adalah paraestesia, tremor, sakit kepala, keletihan, perut mual, dan muntah.
Baca Juga: Burger McD Tercemar Bakteri E. Coli, 75 Orang Jatuh Sakit dan 1 Meninggal Dunia
Lihat Juga :