Pastikan Kenyamanan Visual saat Sibuk Beraktivitas di Tengah Pandemi
Selasa, 01 September 2020 - 00:33 WIB
loading...
Rutin beraktivitas dengan perangkat digital secara signifikan mengubah cara manusia menggerakkan mata. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Perubahan kebiasaan kerja di rumah dan kantor akibat pandemi Covid-19 membuat mata harus mampu beradaptasi dengan cepat. Berdasar hal itu, Optik Tunggal dan Zeiss pun meluncurkan lensa terbaru, Zeiss Smartlife Lenses.
(Baca juga: Busana dan Masker Lady Gaga Jadi Perhatian di MTV VMA 2020 )
Studi Zeiss terbaru menunjukkan bahwa rutin beraktivitas dengan perangkat digital secara signifikan mengubah cara manusia menggerakkan mata. Terlebih lagi mata tidak pernah berhenti bekerja –kecuali saat tidur.
Manusia pada umumnya mengubah pandangan mereka tiga kali per detik dengan gerakan mata yang cepat dan bertarget, yang dikenal sebagai saccades. Arah pandangan mata tergantung pada objek yang sedang diminati, dan tentu saja juga pada kegiatan sehari-hari, baik itu percakapan, jalan-jalan di dalam kota atau aktivitas fisik yang terfokus.
Zeiss menerjemahkan tiga kebutuhan pengguna menjadi solusi lengkap, seperti gaya hidup yang terkoneksi, perilaku visual yang dinamis, dan kebutuhan visual yang terkait dengan usia.
Anda adalah bagian dari komunitas digital yang mempunyai gaya hidup yang selalu terhubung dan mobile. Seperti mendengarkan podcast melalui handphone, lalu lanjut dengan melihat jendela-jendela toko di jalan maupun mobil yang bergerak. Untuk alasan ini, lensa kacamata modern harus kompatibel dengan gaya hidup Anda saat bepergian, yang terus-menerus beralih antara dunia online dan offline.
Sebuah studi oleh Zeiss Vision Science Lab di Tübingen, Jerman, menunjukkan bahwa menggunakan smartphone menyebabkan Anda melihat jauh lebih banyak daripada sebelumnya -tanpa menggerakkan kepala ke bawah. Yang berarti Anda melihat melalui bagian bawah lensa jauh lebih banyak daripada sebelumnya.
(Baca juga: Busana dan Masker Lady Gaga Jadi Perhatian di MTV VMA 2020 )
Studi Zeiss terbaru menunjukkan bahwa rutin beraktivitas dengan perangkat digital secara signifikan mengubah cara manusia menggerakkan mata. Terlebih lagi mata tidak pernah berhenti bekerja –kecuali saat tidur.
Manusia pada umumnya mengubah pandangan mereka tiga kali per detik dengan gerakan mata yang cepat dan bertarget, yang dikenal sebagai saccades. Arah pandangan mata tergantung pada objek yang sedang diminati, dan tentu saja juga pada kegiatan sehari-hari, baik itu percakapan, jalan-jalan di dalam kota atau aktivitas fisik yang terfokus.
Zeiss menerjemahkan tiga kebutuhan pengguna menjadi solusi lengkap, seperti gaya hidup yang terkoneksi, perilaku visual yang dinamis, dan kebutuhan visual yang terkait dengan usia.
Anda adalah bagian dari komunitas digital yang mempunyai gaya hidup yang selalu terhubung dan mobile. Seperti mendengarkan podcast melalui handphone, lalu lanjut dengan melihat jendela-jendela toko di jalan maupun mobil yang bergerak. Untuk alasan ini, lensa kacamata modern harus kompatibel dengan gaya hidup Anda saat bepergian, yang terus-menerus beralih antara dunia online dan offline.
Sebuah studi oleh Zeiss Vision Science Lab di Tübingen, Jerman, menunjukkan bahwa menggunakan smartphone menyebabkan Anda melihat jauh lebih banyak daripada sebelumnya -tanpa menggerakkan kepala ke bawah. Yang berarti Anda melihat melalui bagian bawah lensa jauh lebih banyak daripada sebelumnya.
Lihat Juga :