Merasa kesepian Memicu Risiko Terkena Demensia
Senin, 16 Desember 2024 - 08:20 WIB
loading...
Kesepian meningkatkan risiko demensia hingga 31 persen. Foto/ guim.co.uk
A
A
A
JAKARTA - Sebuah studi inovatif menemukan bahwa kesepian meningkatkan risiko demensia hingga 31 persen. Studi ini menekankan bagaimana kesepian berdampak negatif pada kesehatan otak.
Kesepian lebih dari sekadar perasaan sendirian dan terisolasi. Dikutip hindustan times, kesepian bukan hanya sekadar tidak adanya orang dalam hidup seseorang, tetapi tidak terpenuhinya kebutuhan emosional untuk ditemani.
Baca Juga: Demi Moore Tuai Kontroversi, Sebut Perjuangan Bruce Willis Melawan Demensia sebagai Anugerah
Secara emosional, hal itu sangat membebani, dengan kekosongan di dalam yang sulit ditanggung. Kekosongan itu menyedihkan dan ada kerinduan terus-menerus untuk ditemani.
Bedasarkan studi, yang diterbitkan di Nature Mental Health, kesepian kini dikaitkan dengan risiko 31% lebih tinggi terkena demensia. Ini menunjukkan konsekuensi kesepian dan perannya dalam penyakit neurodegeneratif.
Martina Luchetti dan tim penelitinya melakukan meta-analisis terbesar yang pernah ada untuk menilai hubungan antara kesepian dan demensia. Mereka juga memperhitungkan populasi yang berbeda.
Temuannya mengejutkan, karena orang yang melaporkan merasa kesepian memiliki risiko 31% lebih tinggi terkena demensia daripada mereka yang tidak. Ini merupakan terobosan, karena faktor risiko kesepian serupa dengan faktor risiko demensia yang umum diketahui, seperti merokok atau kurang olahraga.
Kesepian lebih dari sekadar perasaan sendirian dan terisolasi. Dikutip hindustan times, kesepian bukan hanya sekadar tidak adanya orang dalam hidup seseorang, tetapi tidak terpenuhinya kebutuhan emosional untuk ditemani.
Baca Juga: Demi Moore Tuai Kontroversi, Sebut Perjuangan Bruce Willis Melawan Demensia sebagai Anugerah
Secara emosional, hal itu sangat membebani, dengan kekosongan di dalam yang sulit ditanggung. Kekosongan itu menyedihkan dan ada kerinduan terus-menerus untuk ditemani.
Bedasarkan studi, yang diterbitkan di Nature Mental Health, kesepian kini dikaitkan dengan risiko 31% lebih tinggi terkena demensia. Ini menunjukkan konsekuensi kesepian dan perannya dalam penyakit neurodegeneratif.
Hubungan Kesepian dan Demensia
Para peneliti memperluas pemahaman tentang kesepian dan meneliti hubungannya dengan demensia. Studi ini sangat penting karena pemeriksaan data skala besar dari 608.561 individu di seluruh dunia.Martina Luchetti dan tim penelitinya melakukan meta-analisis terbesar yang pernah ada untuk menilai hubungan antara kesepian dan demensia. Mereka juga memperhitungkan populasi yang berbeda.
Temuannya mengejutkan, karena orang yang melaporkan merasa kesepian memiliki risiko 31% lebih tinggi terkena demensia daripada mereka yang tidak. Ini merupakan terobosan, karena faktor risiko kesepian serupa dengan faktor risiko demensia yang umum diketahui, seperti merokok atau kurang olahraga.
Lihat Juga :