Waspada Terlalu Sering Buang Air Kecil di Malam Hari, Normalnya Berapa Kali?
Jum'at, 24 Januari 2025 - 23:03 WIB
loading...
A
A
A
Nokturia dapat menyebabkan gangguan tidur yang signifikan, dengan efek negatif pada fungsi siang hari, kualitas hidup, dan kesehatan serta kesejahteraan jangka panjang, jelas Ibu Richardson. Meskipun ini bisa jadi gejala awal untuk beberapa kondisi medis, kondisi ini juga bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup sederhana.
Baca Juga: Ibu Hamil Sering Beser, Apakah Aman?
Saran pengobatan untuk nokturia meliputi mengurangi asupan kafein, minuman bersoda, dan alkohol, menghindari minum banyak cairan di malam hari dan menghindari diet tinggi protein, terutama di malam hari. Minum segelas air terakhir pada pukul 8 malam, bukan pukul 10 malam.
Namun, pastikan untuk tetap minum air dalam jumlah yang sama di awal hari. Menjaga kebersihan tidur yang baik adalah perubahan gaya hidup lain yang bisa membantu. Itu karena nokturia terkadang bisa jadi tanda kurang tidur, karena Anda lebih mungkin merasakan keinginan untuk ke toilet di malam hari saat terjaga atau saat tidur sebentar.
Baca Juga: Ibu Hamil Sering Beser, Apakah Aman?
Saran pengobatan untuk nokturia meliputi mengurangi asupan kafein, minuman bersoda, dan alkohol, menghindari minum banyak cairan di malam hari dan menghindari diet tinggi protein, terutama di malam hari. Minum segelas air terakhir pada pukul 8 malam, bukan pukul 10 malam.
Namun, pastikan untuk tetap minum air dalam jumlah yang sama di awal hari. Menjaga kebersihan tidur yang baik adalah perubahan gaya hidup lain yang bisa membantu. Itu karena nokturia terkadang bisa jadi tanda kurang tidur, karena Anda lebih mungkin merasakan keinginan untuk ke toilet di malam hari saat terjaga atau saat tidur sebentar.
(tdy)
Lihat Juga :