Mengungkap Fakta Kesepakatan Buku Perceraian Pangeran Harry dan Meghan Markle
Selasa, 28 Januari 2025 - 07:40 WIB
loading...
Pangeran Harry dan Meghan Markle menjadi sorotan di tengah klaim bahwa Duchess of Sussex menawarkan buku pascaperceraian. Foto/ getty
A
A
A
JAKARTA - Pangeran Harry dan Meghan Markle tidak dapat bercerai karena nilai mereka adalah menjadi pasangan. Hal ini diungkap seorang sumber di tengah klaim bahwa Markle menawarkan buku pascaperceraian yang potensial.
Dikutip Page Six, sebuah cerita sampul Vanity Fair yang diterbitkan minggu lalu menuduh bahwa tim Duchess of Sussex diam-diam mengadakan pembicaraan dengan penerbit yang tidak disebutkan namanya untuk "mengukur minat" pada ide buku tersebut.
Baca Juga: Raja Charles Beri Julukan Aneh pada Meghan Markle, Logam Langka yang Beracun
Namun, seorang sumber yang bekerja sama dengan pasangan itu mengatakan Meghan dan Harry tahu bahwa mereka terikat bersama. "Nilai mereka adalah menjadi pasangan — bahkan jika mereka ingin berpisah, mereka tidak bisa. Dan sejujurnya, mereka terobsesi satu sama lain. Mereka hanyalah dua orang narsisis," tutur sumber itu.
Orang dalam lain yang mengetahui kesepakatan awal Pangeran Harry dan Markle mengatakan belum pernah mendengar apa pun tentang buku perceraian. Namun, tampaknya kesepakatan yang dipublikasikan secara luas itu, awalnya diyakini mencakup buku-buku tentang "kepemimpinan" dan "kesejahteraan" — tampaknya telah menghilang secara diam-diam setelah memoar terlaris Harry, "Spare."
“Mereka lebih berharga jika bersama-sama. Mereka tidak diuntungkan untuk berpisah — mereka memiliki semua kesepakatan bersama. Saya pikir kesepakatan Random House sangat mirip dengan kesepakatan Netflix: Netflix langsung berkata ‘Ya’ untuk semuanya karena mereka ingin mendapatkan serial dokumenter [‘Harry & Meghan’]. Jadi mereka berkata, ‘Oke, kami akan ambil acara ‘Polo’ dan mari kita lihat apa yang terjadi dengan acara gaya hidup Meghan,” kata orang dalam penerbitan itu.
Sementara, sumber Vanity Fair dilaporkan mengklarifikasi bahwa buku yang disebut “perceraian” itu dimaksudkan untuk menceritakan tentang akibat perpisahan dari Harry, bukan tentang suami pertama Markle, Trevor Engelson, yang diceraikan oleh bintang “Suits” itu pada 2014.
Dikutip Page Six, sebuah cerita sampul Vanity Fair yang diterbitkan minggu lalu menuduh bahwa tim Duchess of Sussex diam-diam mengadakan pembicaraan dengan penerbit yang tidak disebutkan namanya untuk "mengukur minat" pada ide buku tersebut.
Baca Juga: Raja Charles Beri Julukan Aneh pada Meghan Markle, Logam Langka yang Beracun
Namun, seorang sumber yang bekerja sama dengan pasangan itu mengatakan Meghan dan Harry tahu bahwa mereka terikat bersama. "Nilai mereka adalah menjadi pasangan — bahkan jika mereka ingin berpisah, mereka tidak bisa. Dan sejujurnya, mereka terobsesi satu sama lain. Mereka hanyalah dua orang narsisis," tutur sumber itu.
Orang dalam lain yang mengetahui kesepakatan awal Pangeran Harry dan Markle mengatakan belum pernah mendengar apa pun tentang buku perceraian. Namun, tampaknya kesepakatan yang dipublikasikan secara luas itu, awalnya diyakini mencakup buku-buku tentang "kepemimpinan" dan "kesejahteraan" — tampaknya telah menghilang secara diam-diam setelah memoar terlaris Harry, "Spare."
“Mereka lebih berharga jika bersama-sama. Mereka tidak diuntungkan untuk berpisah — mereka memiliki semua kesepakatan bersama. Saya pikir kesepakatan Random House sangat mirip dengan kesepakatan Netflix: Netflix langsung berkata ‘Ya’ untuk semuanya karena mereka ingin mendapatkan serial dokumenter [‘Harry & Meghan’]. Jadi mereka berkata, ‘Oke, kami akan ambil acara ‘Polo’ dan mari kita lihat apa yang terjadi dengan acara gaya hidup Meghan,” kata orang dalam penerbitan itu.
Sementara, sumber Vanity Fair dilaporkan mengklarifikasi bahwa buku yang disebut “perceraian” itu dimaksudkan untuk menceritakan tentang akibat perpisahan dari Harry, bukan tentang suami pertama Markle, Trevor Engelson, yang diceraikan oleh bintang “Suits” itu pada 2014.
Lihat Juga :