Klaim Elon Musk Tak Akurat tentang Antidepresan, Obat Depresi yang Bikin Heboh Amerika
Rabu, 29 Januari 2025 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Peningkatan ini disebabkan oleh tingkat depresi yang lebih tinggi pada populasi AS, dan peningkatan "layanan kesehatan telemental," yang telah meningkatkan kebutuhan akan antidepresan, serta menyediakan akses yang lebih besar kepada obat-obatan tersebut.
"Kemungkinan ada beberapa alasan mengapa AS memimpin dunia dalam hal peresepan antidepresan," Konsultan Psikiater dan Anggota Royal College of Psychiatrists di Inggris, Dr. Paul Keedwell.
"Salah satu penjelasannya adalah pengamatan bahwa AS adalah salah satu budaya yang paling kompetitif dan teratomisasi di dunia, dengan tingkat stres yang tinggi terkait pekerjaan," kata Keedwell.
Penjelasan lainnya adalah AS memiliki tingkat kesadaran yang tinggi terhadap masalah kesehatan mental dan keterbukaan untuk mencari bantuan.
"Kedua, AS adalah satu dari hanya dua negara di dunia yang mengizinkan antidepresan dipasarkan langsung kepada konsumen, yang mau tidak mau meningkatkan tekanan pada dokter untuk meresepkannya," ujarnya.
"Terakhir, ada kecurigaan bahwa setidaknya beberapa dokter memiliki ambang batas yang rendah untuk meresepkan. Itu berarti bahwa, dalam sistem swasta tempat penyedia layanan saling bersaing, pelanggan dapat mencari-cari hingga seseorang meresepkannya untuk mereka," kata dia lagi.
"Kemungkinan ada beberapa alasan mengapa AS memimpin dunia dalam hal peresepan antidepresan," Konsultan Psikiater dan Anggota Royal College of Psychiatrists di Inggris, Dr. Paul Keedwell.
"Salah satu penjelasannya adalah pengamatan bahwa AS adalah salah satu budaya yang paling kompetitif dan teratomisasi di dunia, dengan tingkat stres yang tinggi terkait pekerjaan," kata Keedwell.
Penjelasan lainnya adalah AS memiliki tingkat kesadaran yang tinggi terhadap masalah kesehatan mental dan keterbukaan untuk mencari bantuan.
"Kedua, AS adalah satu dari hanya dua negara di dunia yang mengizinkan antidepresan dipasarkan langsung kepada konsumen, yang mau tidak mau meningkatkan tekanan pada dokter untuk meresepkannya," ujarnya.
"Terakhir, ada kecurigaan bahwa setidaknya beberapa dokter memiliki ambang batas yang rendah untuk meresepkan. Itu berarti bahwa, dalam sistem swasta tempat penyedia layanan saling bersaing, pelanggan dapat mencari-cari hingga seseorang meresepkannya untuk mereka," kata dia lagi.
Lihat Juga :